Radar Tulungagung - Kegiatan balap liar di jalan tengah sawah Desa Wonorejo Kecamatan Sumbergempol Tulungagung meresahkan warga setempat.
Alhasil petugas Polsek Sumbergempol Polres Tulungagung lakukan patroli dan berhasil amankan dua motor balap yang diduga akan melakukan aksi balap liar.
Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi melalui Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto mengatakan, sebelumnya petugas mendapatkan adanya aduan masyarakat terkait aksi balap liar di jalan tengah sawah Desa Wonorejo Kecamatan Sumbergempol dan di Desa Karangrejo Kecamatan Boyolangu.
Mendapati laporan tersebut, lantas petugas melakukan patroli di kedua tempat tersebut. Alhasil ketika patroli petugas berhasil mengamankan dua kendaraan bermotor yang diduga akan melakukan balap liar pada Jumat (14/02) sore hari.
“Kegiatan anak-anak muda yang melakukan seting kendaraan bermotor di kedua tempat itu sangat membahayakan pengemudi dan pengguna jalan lainnya. Ya tentu banyak masyarakat yang laporan ke pihak kepolisian,” jelasnya kemarin (16/02/2025).
Ketika berhasil mengamankan kedua kendaraan bermotor dengan modifikasi balap tersebut, kedua pelanggar lantas dibawa ke Polsek Sumbergempol untuk diberikan surat tanda penerima (STP) guna proses selanjutnya.
Diketahui kedua kendaraan bermotor tersebut telah dimodifikasi tanpa plat nomor.
Dimana kedua kendaraan tersebut juga diduga akan melaksanakan aksi balap liar.
“Kedua kendaraan bermotor sudah dimodifikasi tanpa plat nomor, dua-duanya diduga akan melaksanakan balap liar di lokasi tersebut, selanjutnya kedua kendaraan dibawa ke mapolsek Sumbergempol untuk dilakukan penindakan”, ucapnya.
Pengamanan atas aksi balap liar ini merupakan upaya dari pihak Kepolisian untuk menekan aktivitas balap liar yang kerap mengganggu ketertiban dan membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Balap liar menjadi perhatian serius karena selain mengancam keselamatan, juga sering dikaitkan dengan tindak kriminal lainnya. Oleh karena itu, Polsek Sumbergempol terus meningkatkan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat guna mencegah aksi serupa terjadi”, pungkasnya.(ziz)
Editor : Matlaul Ngainul Aziz