Radar Tulungagung - Peristiwa seorang pria tanpa identitas tertabrak kereta api di jalur perlintasan masuk Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung pada Selasa (18/02/2025). Pada peristiwa tersebut korban sempat terseret hingga 75 meter dengan kondisi mengenaskan.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto mengatakan, pria tanpa identitas ini dinyatakan meninggal dunia usai tertabrak kereta api jurusan Blitar - Surabaya sekitar pukul 05.00 WIB.
Bahkan pria tersebut sempat terseret kereta api sejauh 75 meter dari lokasi kejadian. Dimana lokasi kejadian ini terjadi pada perlintasan masuk Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung.
Baca Juga: Pria Tanpa Indentitas Tewas Usai Tertabrak Kereta Api, Berikut Kronologinya!
“Korban dinyatakan meninggal dunia usai tertabrak kereta api. Iya pria tanpa identitas ini sempat terseret kereta api sekitar 75 meter dari lokasi kejadian,” jelasnya kemarin (18/02/2025).
Akibat dari kejadian tersebut, kondisi jenazah korban ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan. Dimana kondisi jenazah korban mengalami pecah pada bagian kepala, tangan sebelah kiri putus, dan kedua kaki putus sebatas lutut.
Mendapati kejadian tersebut, petugas masinis kereta api dengan nomor lokomotif CC 2108330 sempat berhenti sejenak untuk memeriksan keadaan tersebut.
Setelah pemeriksaan selesai, petugas masinis melanjutkan perjalanannya serta melaporkan kejadian itu ke Stasiun Tulungagung dan diteruskan ke Polsek Rejotangan dan Polres Tulungagung.
“Petugas Polsek Rejotangan serta Tim Inafis Polres Tulungagung langsung menuju lokasi usai menerima laporan tersebut,” ucapnya.
Ketika tiba di lokasi, petugas lantas mengevakuasi korban pria tanpa identitas tersebut. Adapun kondisi fisik korban sulit dikenali.
Diketahui ciri-ciri pria tanpa identitas tersebut yakni menggunakan kaos lengan pendek dengan motif garis hitam biru, mengenakan celana pendek warna hitam, dengan ciri fisik berusia sekitar 50 tahunan.
Berdasarkan pengakuan saksi, korban sempat terlihat tengah tiduran di pos yang terletak tidak jauh dari lokasi kejadian sekitar pukul 16.00 WIB.
Pada saat itu, saksi melihat korban selayaknya orang normal. Namun korban tampak murung saat berada di pos tersebut.
“Korban dibawa ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk dilakukan identifikasi dan pemulasaran jenazah. Segera melapor jika terdapat anggota keluarganya yang hilang,” pungkasnya.(ziz)
Editor : Matlaul Ngainul Aziz