Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Niat Ziarah, Perempuan Asal Rejotangan Tulungagung Tertemper Kereta Api Hingga Meninggal

Matlaul Ngainul Aziz • Senin, 24 Februari 2025 | 04:01 WIB

Berniat ziarah kubur, Perempuan Ini justru tertemper kereta api di perlintasan tanpa palang pintu Desa/Kecamatan Rejotangan Tulungagung
Berniat ziarah kubur, Perempuan Ini justru tertemper kereta api di perlintasan tanpa palang pintu Desa/Kecamatan Rejotangan Tulungagung

Radar Tulungagung - Berniat ziarah kubur, perempuan asal Desa/Kecamatan Rejotangan Tulungagung tertemper kereta api di perlintasan kereta api tanpa palang pintu masuk Desa/Kecamatan Rejotangan Tulungagung.

Akibat kejadian ini, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi usia kejadian tersebut.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto membenarkan adanya korban tertemper kereta api hingga meninggal dunia di perlintasan kereta api tanpa palang pintu masuk Dusun Pundensari, Desa Rejotangan, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung.

Baca Juga: Akhirnya, Warung Karaoke di Sekitar Gunung Budheg Tulungagung Ditertibkan Polsek Campurdarat

Korban dalam peristiwa ini yakni Siti Purwaningsih, 44, warga Dusun Pundensari, Desa/Kecamatan Rejotangan, Tulungagung.

Berdasarkan kronologi, awalnya kereta api Komuter Doho dengan nomor lokomotif CC 2018348 jurusan Kertosono menuju Surabaya melalui Malang ini melintas pada Minggu (23/03) pukul 16.30 WIB.

Diketahui sesampainya di lokasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu masuk Dusun Pundensari, Desa/Kecamatan Rejotangan, kereta api ini tertemper korban yang hendak melintas.

Baca Juga: Jual 2 Kilogram Bubuk Mesiu, Pemuda Asal Pucanglaban Tulungagung Diringkus Polisi

“Korban mengendarai sepeda motor jenis Honda Vario nopol AG 6104 KCN. Korban dinyatakan meninggal dunia usai kejadian,” jelasnya kemarin (23/02).

Mendapati kejadian tersebut, warga setempat pun melaporkan kejadian ke Polsek Rejotangan, diteruskan ke Tim Inafis Polres Tulungagung serta RSUD dr. Iskak Tulungagung.

Usai mendapat laporan, lantas petugas segera menuju lokasi tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut.

Berdasarkan pengakuan saksi, sebelumnya korban menyebrang dari arah selatan menuju utara dengan tujuan ziarah kubur ke leluhur.

 

Namun sesampainya di perlintasan kereta api tanpa palang pintu tersebut, korban justru tertemper kereta api dan dinyatakan meninggal dunia usai kejadian.

“Dari keterangan saksi, korban ini bertujuan untuk nyekar atau ziarah kubur. Kini korban telah dibawa ke RSUD dr. Iskak guna penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.(ziz)

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#tulungagung #tertemper #Rejotangan Tulungagung #kereta api #rejotangan