Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tegas! Penggunaan Sound Horeg di Tulungagung Tidak Akan Dapat Izin Selama Bulan Ramadan

Matlaul Ngainul Aziz • Sabtu, 1 Maret 2025 | 02:34 WIB

Kapolres Tulungagung instruksikan pengamanan Pekat selama bulan suci ramadhan
Kapolres Tulungagung instruksikan pengamanan Pekat selama bulan suci ramadhan

Radar Tulungagung - Polres Tulungagung akan menindak tegas penyakit masyarakat (Pekat) demi ketertiban serta cipta kondusi yang kondusif selama bulan suci ramadhan di Tulungagung.

Salah satunya yakni tidak memberikan izin bagi kegiatan sahun on the road dengan menggunakan sound horeg.

Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan bahwasannya untuk melakukan pengamanan selama bulan suci ramadhan di Tulungagung, pihaknya terus galakkan giat operasi penyakit masyarakat (Pekat) di tahun 2025 ini.

Adapun operasi pekat ini bertujuan sebagai bagian dari cipta kondisi selama bulan suci ramadhan.

Tak hanya itu, petugas kepolisian Polres Tulungagung juga melakukan Operasi Keselamatan Semeru dengan tujuan untuk menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif dalam aspek lalu lintas.

Dengan kedua operasi yang dijalankan ini dapat memciptakan kondisi yang kondusif selama peringatan bulan suci ramadhan di Tulungagung.

“Jadi sebagai cipta kondisi yang kondusif selama bulan suci ramadhan di Tulungagung, kita ada operasi Pekat,” jelasnya kemarin (28/02).

Pada operasi Pekat kali ini, pihaknya menyasar tiga penyakit masyarakan. Adapun meliputi peredaran minuman keras, knalpot brong, dan penggunaan petasan selama ramadhan dan idul fitri.

Tentu ketika terdapat waktu yang tepat, pihaknya akan melaksanakan operasi ketupat untuk mengamankan jalur mudik pada masa lebaran di tahun 2025 ini.

“Ya sasarannya meliputi minuman keras, knalpot brong, dan petasan. Salah satunya itu dan juga pekat yang lainnya, ini bagian dari upaya kita,” ucapnya.

Tak hanya itu, tempat-tempat hiburan malam di Tulungagung juga akan mendapat antensi petugas selama perayaan bulan suci ramadhan. Menurutnya terkait hiburan malam selama ramadhan telah ada aturan yang mengikat.

Dimana pihaknya memprioritaskan hal-hal yang mempengaruhi keamanan dan ketertiban masyarakan (Kamtibmas) selama bulan suci ramadhan tahun ini.

Dia mengaku, pola karakteristik dalam pengamanan selama bulan ramadhan ini berbeda dengan biasanya. Menurutnya tingkat kerawanan selama bulan suci ramadhan lebih spesifik.

“Baik menjelang buka puasa dan menjelang sahur, itu kerawanan-kerawanan yang tidak terjadi di hari biasa. Jadi kita akan terapkan strategi kepolisian yang paling tepat di Tulungagung,” ungkapnya.

Bukan hanya itu, penggunaan sound horeg juga menjadi atensi untuk menciptakan Kamtibmas selama ramadhan.

Pihaknya sendiri tidak akan pernah memberikan izin untuk kegiatan tersebut.

Dimana ketika melanggar aturan, pihaknya akan bertindak tegas untuk menertibkan hal tersebut.

“Kegiatan sahun on the road dan sound horeg, kami tidak pernah memberikan izin untuk hal seperti itu. Artinya segala sesuatu yang mengganggu ketertiban masyarakat akan kita tindak tegas, agar situasi di bulan ramadhan ini tetap kondusif,” pungkasnya.(ziz)

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#pekat #tulungagung #ketupat #ramadhan #sahur on the road #sound horeg