Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Waspada Voice Phishing! Penipuan Lewat Telepon Semakin Marak, Warga Harus Tahu

Rinto Wahyu Hidayat • Jumat, 27 Juni 2025 | 16:00 WIB

 

Dalam beberapa waktu terakhir, kasus voice phishing atau penipuan lewat telepon makin sering terjadi.
Dalam beberapa waktu terakhir, kasus voice phishing atau penipuan lewat telepon makin sering terjadi.

TULUNGAGUNG – Dalam beberapa waktu terakhir, kasus voice phishing atau penipuan lewat telepon makin sering terjadi.

Para pelaku menyamar sebagai petugas bank, polisi, atau instansi pemerintah dan memanfaatkan kepanikan korban untuk mencuri data pribadi atau bahkan uang.

Voice phishing, atau disingkat vishing, adalah teknik penipuan yang dilakukan lewat panggilan telepon dengan tujuan mencuri informasi sensitif.

Ini bisa berupa data rekening, PIN ATM, OTP, nomor kartu kredit, bahkan identitas pribadi seperti NIK dan alamat.

Biasanya pelaku terdengar meyakinkan, menggunakan bahasa formal, dan menciptakan situasi darurat agar korban tidak sempat berpikir panjang.

Modus dan Ciri-Ciri Voice Phishing

1. Mengaku dari Bank atau Lembaga Resmi

Pelaku berpura-pura sebagai pegawai bank, polisi, atau petugas pajak.

2. Membuat Panik dan Mendesak

Misalnya: “Rekening Anda sedang dibobol, segera kirim OTP untuk amankan!”

3. Meminta Informasi Rahasia

OTP, PIN ATM, kode kartu kredit, dan sebagainya—hal yang tidak pernah diminta oleh pihak resmi.

4. Menawarkan Hadiah Fiktif

Mengaku Anda menang undian dan harus transfer “biaya administrasi” agar hadiah dikirim.

5. Nomor Telepon Tak Dikenal atau Luar Negeri

Banyak pelaku memakai teknik spoofing agar nomornya terlihat resmi padahal palsu.

Cara Menghindari Voice Phishing

1. Jangan Pernah Berikan Data Pribadi Lewat Telepon
Instansi resmi tidak pernah meminta PIN, OTP, atau kode verifikasi.

2. Jangan Panik Saat Diancam atau Didesak
Tenang dan segera tutup telepon. Verifikasi langsung ke nomor resmi instansi terkait.

3. Cek dan Laporkan Nomor Mencurigakan
Gunakan aplikasi pelacak nomor atau hubungi pihak berwajib jika merasa ada upaya penipuan.

4. Edukasi Keluarga dan Orang Tua
Target utama voice phishing sering kali orang tua yang belum terbiasa dengan sistem keamanan digital.

Warga Tulungagung, Lindungi Diri dan Orang Tercinta, Jangan biarkan satu panggilan merugikan masa depan Anda.

Edukasi diri, keluarga, dan masyarakat sekitar tentang bahaya voice phishing.

Waspada adalah langkah pertama untuk melindungi diri dari kejahatan digital.

Bagikan informasi ini agar semakin banyak warga Tulungagung yang sadar dan waspada. (rin)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Cara Mengenali #voice phishing