Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

ALARM BAHAYA! BNN Bongkar Jaringan Lintas Pulau, Ratusan Vape Berisi Narkoba Jadi Modus Baru Distribusi yang Ancam Generasi Muda

Mohammad Dzakwan Wahyu Nur Fauzan • Senin, 27 Oktober 2025 | 18:00 WIB

sejumlah barang bukti narkoba yang diungkap operasi gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) pada pekan ini
sejumlah barang bukti narkoba yang diungkap operasi gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) pada pekan ini

RADAR TULUNGAGUNG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia baru-baru ini melancarkan operasi gabungan yang berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba lintas pulau yang sangat terorganisir.

Jaringan berbahaya ini diketahui menghubungkan wilayah Sumatera Utara (Sumut) dan Sulawesi Tengah (Sulteng), menggunakan modus operandi yang semakin canggih untuk menyamarkan aktivitas ilegal mereka.

Dalam pengungkapan besar yang digelar pada pekan ini, petugas BNN berhasil menyita jumlah barang bukti yang signifikan, termasuk 985 butir ekstasi dan ratusan cairan rokok elektrik atau vape yang diduga kuat mengandung zat narkotika.

Operasi ini menjadi penanda adanya tren baru dan mengkhawatirkan dalam dunia kejahatan narkoba di Indonesia.

Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, memberikan peringatan keras mengenai tren ini. Menurut Suyudi, para pelaku kejahatan kini menunjukkan kreativitas yang semakin tinggi dalam mencari celah untuk meloloskan barang haram.

Vape, yang awalnya dikenal sebagai gaya hidup, kini beralih fungsi menjadi alat penyamaran distribusi narkotika.

Baca Juga: FAKTA MENGEJUTKAN DAKWAAN JPU: Ammar Zoni Diduga Kuat Jual Narkoba di Penjara, Minta Sidang Offline Demi Bongkar Fakta Sebenarnya

Penemuan modus ini harus menjadi "alarm bagi kita semua," tegasnya, menyoroti betapa cepatnya sindikat narkoba beradaptasi dengan teknologi dan tren sosial.

Penggunaan cairan vape sebagai medium penyelundupan ini merupakan tren yang sangat berbahaya karena berpotensi membentuk generasi baru pengguna yang tidak menyadari bahwa mereka sedang mengonsumsi zat adiktif terlarang.

Pengungkapan jaringan peredaran narkoba lintas pulau ini bermula dari deteksi paket yang sangat mencurigakan di area logistik Bandara Kualanamu, Sumatera Utara. Paket tersebut diketahui ditujukan untuk pengiriman ke wilayah Sulawesi Tengah.

Penelusuran rantai pengiriman yang dilakukan oleh petugas BNN kemudian mengarahkan tim ke sebuah rumah kos di Medan, Sumatera Utara, yang disinyalir menjadi lokasi penyimpanan sekaligus pengemasan barang haram tersebut.

Modus baru yang menggunakan vape ini menunjukkan bahwa sindikat kejahatan telah menemukan cara untuk memanfaatkan celah regulasi dan lemahnya pengawasan.

Baca Juga: MENCEKAM! Tak Terima Ditegur Merokok di Kamar, Adik Ipar Palu Kakak hingga Tewas di Jakarta Selatan

Komjen Pol Suyudi Ario Seto secara spesifik menyoroti dampak buruk yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan cairan vape berisi narkotika. Menurutnya, bahaya ini mengintai anak-anak muda yang hanya memiliki niat untuk mencoba-coba vape.

Tanpa mereka sadari, cairan yang dihirup tersebut bisa saja terpapar zat berbahaya yang tidak hanya memiliki sifat adiktif, tetapi juga berpotensi merusak sistem saraf secara permanen.

Oleh karena itu, penyalahgunaan rokok elektrik yang disuntikkan narkotika ini dinilai sangat serius karena dapat membentuk generasi baru pengguna yang berada dalam kondisi tidak sadar sepenuhnya mengenai bahaya yang mereka konsumsi.

Saat ini, barang bukti ratusan cairan vape yang disita tersebut sedang diselidiki secara mendalam di laboratorium milik BNN.

Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk memastikan kadar dan jenis zat terlarang yang terkandung dalam cairan tersebut, memberikan dasar yang kuat untuk penindakan hukum lebih lanjut.

Baca Juga: FAKTA MENGEJUTKAN: 29 dari 34 Peserta Pesta Gay Surabaya Positif HIV, Terungkap Saat Penggerebekan Siwalan Party

Di balik keberhasilan operasi ini, Kepala BNN Suyudi Ario Seto juga menyoroti masalah sistemik yang perlu segera diatasi. Salah satu fokus utama adalah masih lemahnya sistem pengawasan terhadap peredaran cairan vape di pasaran.

Suyudi menilai bahwa produk impor yang tidak terdaftar seringkali dengan mudah masuk ke pasar Indonesia melalui jalur logistik daring dan ekspedisi tanpa adanya kontrol yang ketat. Celah ini sangat rentan dimanfaatkan oleh sindikat kejahatan untuk melancarkan aksinya.

Menyikapi hal tersebut, BNN telah mengambil langkah proaktif dengan menjalin koordinasi bersama sejumlah instansi pemerintah terkait. Pihak-pihak yang diajak bekerja sama meliputi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan serta Kementerian Kesehatan.

Koordinasi tersebut bertujuan untuk memperkuat sistem pengawasan terhadap peredaran produk cairan vape. BNN menekankan pentingnya menciptakan regulasi yang jelas mengenai bahan kandungan yang boleh dan tidak boleh ada dalam produk cairan vape.

Komjen Pol Suyudi Ario Seto menegaskan, "Jangan sampai ruang abu-abu regulasi dimanfaatkan oleh sindikat" narkoba. Upaya penguatan pengawasan ini menjadi krusial agar modus baru distribusi narkotika berkedok cairan vape ini tidak terus merajalela dan merusak masa depan generasi muda Indonesia," tegasnya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#narkoba lintas provinsi #narkoba #narkotika