Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kesaksian Marbot Masjid sebelum Alvaro Dicari Ayah Tiri, CCTV Mati dan Pintu Masjid Jadi Sorotan Keluarga

Vidya Sajar Fitri • Selasa, 25 November 2025 | 18:40 WIB

 

Kehilangan Alvaro mengingatkan pentingnya pengawasan anak di tempat umum.
Kehilangan Alvaro mengingatkan pentingnya pengawasan anak di tempat umum.

RADAR TULUNGAGUNG– Kasus anak hilang Alvaro kembali menjadi perhatian publik setelah keluarga mengungkap kondisi masjid, lokasi terakhir bocah enam tahun itu terlihat pada 6 Maret 2025.

Masjid yang seharusnya menjadi ruang aman bagi anak-anak justru menimbulkan pertanyaan karena CCTV tidak aktif saat insiden terjadi.

Kakek Alvaro, Tugimin, menunjukkan pintu masuk masjid yang bisa diakses dari beberapa sisi.

“Ada satu pintu besar di depan dan satu pintu samping. Anak-anak sering bermain di lantai dua. Saat itu saya baru pulang mengupas pepaya untuk buka puasa,” ujarnya.

Kondisi ini membuka peluang bagi siapa saja untuk masuk tanpa terdeteksi, apalagi CCTV baru dipasang dua bulan setelah insiden.

Menurut Tugimin, informasi terakhir Alvaro berada di masjid didapat dari marbot.

“Ada orang datang menanyakan Alvaro. Saya tidak mengenal orang itu, tapi dia langsung naik ke lantai dua menggunakan tangga dalam, bukan tangga depan,” ujarnya.

Dugaan sementara keluarga adalah pria misterius itu mengetahui keberadaan Alvaro sebelumnya.

CCTV Mati Jadi Sorotan

Keluarga menyoroti CCTV yang saat itu mati.

“Kalau ada rekaman, mungkin bisa membantu menemukan cucu saya lebih cepat,” ujar Bu Saim, nenek Alvaro.

CCTV baru dipasang beberapa bulan setelah Alvaro hilang, sehingga tidak ada bukti visual dari tangga maupun area bermain anak-anak di masjid.

Masjid yang terletak di jalan Veteran, Kecamatan Pesanggrahan, ini memang ramai, tapi lokasi yang ramai tidak otomatis menjamin keamanan anak.

Tugimin menekankan, meskipun anak bermain di ruang publik, tetap ada risiko jika orang asing bisa bebas masuk ke area bermain.

“Saya berharap masyarakat lebih waspada dan melaporkan orang mencurigakan,” tambahnya.

Kesulitan Keluarga Selama 8 Bulan Pencarian

Sejak Alvaro hilang, keluarga melakukan pencarian intensif hingga ke luar kota.

“Delapan bulan ini sangat berat. Malam tidak bisa tidur, selalu terbayang cucu saya di mana. Paling pagi baru bisa sedikit tenang setelah salat subuh,” kata Bu Saim.

Keluarga juga berharap agar orang yang membawa Alvaro mau mengembalikan anak itu dalam keadaan sehat.

“Kami hanya ingin Alvaro kembali. Tidak peduli apa alasannya, yang penting dia selamat,” ujarnya penuh harap.

Selain itu, keluarga menekankan pentingnya aparat hukum bekerja transparan dan cepat menangani kasus anak hilang Alvaro, terutama karena ada dugaan keterlibatan orang yang dikenal anak.

Polisi masih menyelidiki pria misterius yang terlihat di masjid saat terakhir Alvaro terlihat.

Pentingnya Kesadaran Masyarakat dan Pencegahan

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat luas bahwa anak bisa hilang di ruang publik meski ramai.

Kriminolog Adrianus Meliala menekankan bahwa kehati-hatian lingkungan sekitar, termasuk marbot, guru, atau tetangga, sangat penting.

Anak harus selalu diawasi, terutama di tempat umum.

Komunitas sekitar masjid juga diminta meningkatkan kesadaran dan prosedur keamanan, termasuk memastikan CCTV aktif dan pintu keluar masuk diawasi.

Ini dapat meminimalkan risiko anak hilang yang serupa di masa depan.

Keluarga Alvaro berharap agar kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak.

Mereka menekankan, meski insiden ini tragis, kerja sama antara masyarakat, keluarga, dan aparat hukum sangat krusial untuk memastikan keselamatan anak di ruang publik.

Dengan berbagai bukti dan kesaksian yang mulai dikumpulkan, masyarakat menantikan perkembangan terbaru terkait anak hilang Alvaro, serta berharap agar Alvaro segera ditemukan dalam kondisi selamat.***

 

Editor : Vidya Sajar Fitri
#kasus #anak hilang #Alvaro #CCTV Mati #pencarian anak hilang