Salah satu yang paling menyita perhatian publik adalah rencana merekrut lulusan sekolah menengah atas atau SMA untuk memperkuat tugas lapangan di Bea Cukai.
Dalam pernyataannya, Purbaya menilai struktur pegawai Bea Cukai tidak bisa hanya diisi oleh tenaga teknis berlatar belakang pendidikan tinggi. Menurutnya, Bea Cukai juga membutuhkan lebih banyak petugas lapangan yang siap bekerja langsung di wilayah kerja masing-masing. Karena itu, wacana rekrutmen lulusan SMA Bea Cukai menjadi bagian dari strategi pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia (SDM).
Isu ini pun langsung dikaitkan dengan CPNS 2026. Namun, Purbaya menegaskan bahwa formasi CPNS 2026 di lingkungan Kemenkeu tidak dibuka secara umum. Rekrutmen CPNS 2026 hanya dikhususkan bagi lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), mengingat pada tahun sebelumnya Kemenkeu telah menerima sekitar 1.100 pegawai dari jalur non-STAN.
Rekrutmen Lulusan SMA Bea Cukai Sudah Diatur
Purbaya mengungkapkan bahwa regulasi internal Kementerian Keuangan terkait rekrutmen sekitar 300 lulusan SMA untuk Bea Cukai sebenarnya sudah ada. Lulusan SMA tersebut nantinya akan diterima dan ditempatkan langsung di wilayah masing-masing sesuai kebutuhan instansi.
Langkah ini dinilai sebagai upaya memperkuat kinerja lapangan Bea Cukai yang memiliki wilayah kerja luas dan kompleks. Tidak hanya berkaitan dengan kepabeanan, tetapi juga pengawasan impor, ekspor, hingga penegakan hukum. Dengan adanya petugas lapangan tambahan, diharapkan pelayanan dan pengawasan bisa berjalan lebih optimal.
Selain itu, rekrutmen lulusan SMA Bea Cukai juga dipandang sebagai bentuk pembukaan lapangan kerja yang lebih inklusif. Usia lulusan SMA yang relatif lebih muda dinilai siap secara fisik dan mental untuk menjalankan tugas lapangan.
Target 19.500 Pegawai Baru Kemenkeu
Dalam periode 2025–2029, Kementerian Keuangan menargetkan perekrutan total 19.500 pegawai baru. Penambahan ini dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan SDM akibat pensiun, meninggal dunia, pengunduran diri, maupun perpindahan pegawai ke instansi lain.
Target besar ini menunjukkan bahwa kebutuhan ASN di lingkungan Kemenkeu masih cukup tinggi. Namun demikian, tidak semua formasi akan dibuka melalui jalur CPNS 2026. Pemerintah menyesuaikan skema rekrutmen dengan kebutuhan jabatan dan latar belakang pendidikan yang dibutuhkan masing-masing unit kerja.
Respons Publik dan Catatan Kritis
Rencana rekrutmen lulusan SMA Bea Cukai menuai beragam respons dari masyarakat. Sebagian warganet menilai langkah ini positif karena membuka peluang kerja bagi lulusan SMA tanpa harus menunggu kuliah bertahun-tahun. Hal ini dinilai bisa membantu generasi muda untuk lebih cepat bekerja dan mendukung perekonomian keluarga.
Namun, ada pula catatan kritis terkait kesiapan penugasan. Beberapa komentar menyoroti pentingnya pelatihan yang memadai, terutama jika petugas lulusan SMA akan menangani tugas yang bersinggungan dengan sektor sensitif seperti impor bahan kimia atau pangan.
Menurut pengamat, pemerintah perlu memastikan bahwa rekrutmen tidak hanya berorientasi pada jumlah, tetapi juga kualitas. Program pelatihan dan pembinaan SDM menjadi kunci agar lulusan SMA Bea Cukai benar-benar siap bekerja secara profesional dan efektif.
Baca Juga: Masa Tua PPPK Kini Aman, UU ASN 2023 Pastikan PPPK Dapat Pensiun Setara PNS
CPNS 2026 Tetap Khusus STAN
Di tengah ramainya isu rekrutmen SMA, Kemenkeu menegaskan bahwa jalur CPNS 2026 tetap difokuskan untuk lulusan STAN. Kebijakan ini sejalan dengan kebutuhan tenaga profesional di bidang keuangan negara, perpajakan, dan akuntansi.
Dengan demikian, masyarakat diminta tidak salah persepsi. Rekrutmen lulusan SMA Bea Cukai tidak otomatis berarti pembukaan CPNS 2026 untuk umum. Skema dan jalurnya berbeda, serta mengikuti aturan internal Kementerian Keuangan.
Hingga saat ini, pemerintah belum merilis pengumuman teknis terkait waktu dan mekanisme rekrutmen lulusan SMA Bea Cukai. Masyarakat diimbau menunggu informasi resmi dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum memiliki kejelasan regulasi.
Baca Juga: Bursa Transfer Liga 1 Memanas! Persib Dekati Jairo da Silva, Kelme Siap Gantikan Airspo di Timnas
Editor : Fadhilah Salsa Bella