KEDIRI – Kondisi para korban luka akibat kecelakaan Bus Harapan Jaya di Simpang Muning, Kota Kediri menjadi sorotan setelah insiden beruntun yang terjadi Jumat sore (23/1) sekitar pukul 16.17 WIB.
Kejadian yang membuat orang terkapar di jalan itu meninggalkan cerita tentang rasa sakit, trauma, dan upaya bertahan dari mereka yang mengalami luka akibat tabrakan bus besar tersebut.
Empat korban yang dirawat di rumah sakit menunjukkan beragam luka fisik dan emosional.
Mereka dilarikan ke fasilitas medis terdekat tidak lama setelah bus yang dikemudikan di rute barat–timur itu hilang kendali, menyerempet motor dan mobil sebelum menghantam tembok rumah warga.
Investigasi awal polisi menyebut bahwa tidak ada korban jiwa, namun luka ringan yang dialami korban tetap harus ditangani intensif.
Para korban pun harus melalui proses observasi untuk memantau kondisi mereka pascakejadian mengerikan itu.
Tidak Ada Korban Jiwa, Polisi Dalami Penyebab
Meski keempat korban hanya mengalami luka ringan, polisi memastikan proses penyelidikan masih berlangsung guna mengetahui penyebab kecelakaan.
Dugaan sementara, bus diketahui kehilangan kontrol saat melintasi Simpang Muning dan menyerempet sejumlah kendaraan di jalur tersebut.
Kasatlantas Polres Kediri Kota, AKP Tutut Yudho Prastyawan, menyatakan bahwa seluruh korban telah mendapat penanganan medis dan tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini.
Namun penyelidikan masih difokuskan pada mekanisme kecelakaan yang terjadi dalam beberapa detik cepat itu.
“Kami pastikan sudah mengevakuasi dan menolong korban. Penyebabnya masih didalami lebih lanjut,” katanya menjelaskan di lokasi kejadian. (*)
Editor : Anggi Septian A.P.