JAKARTA - Persiapan Timnas Indonesia senior menuju agenda internasional kembali menjadi sorotan. Dalam video terbaru yang beredar, muncul daftar skuad terkini yang diproyeksikan tampil dalam FIFA Series 2026, lengkap dengan jadwal resmi pertandingan hingga waktu berkumpulnya para penggawa skuad Garuda.
Ajang FIFA Series 2026 disebut sebagai turnamen mini yang digelar setiap dua tahun sekali. Formatnya melibatkan empat tim nasional dari konfederasi berbeda. Setiap tim akan memainkan dua pertandingan, sehingga agenda ini bukan sekadar laga uji coba biasa, melainkan ajang yang dapat memengaruhi kesiapan tim sekaligus peluang menambah poin untuk mendongkrak peringkat FIFA.
Dalam format terbaru yang dijelaskan, FIFA juga sudah menunjuk negara tuan rumah. Dengan sistem mini turnamen, setiap tim bakal menghadapi dua lawan berbeda selama periode kompetisi berlangsung. Untuk Timnas Indonesia, ajang ini dipandang penting karena menjadi salah satu momen menguji komposisi pemain sekaligus mematangkan taktik jelang agenda yang lebih besar.
Jadwal FIFA Series 2026 dan Tanggal Kumpul Timnas Indonesia
Berdasarkan informasi dalam video, para pemain Timnas Indonesia dikabarkan mulai berkumpul pada 17 Maret 2026. Sementara pelaksanaan FIFA Series 2026 berlangsung pada rentang 23 Maret hingga 31 Maret 2026.
Rentang waktu tersebut membuat pemusatan latihan menjadi krusial. Dengan waktu persiapan yang relatif singkat, staf pelatih dituntut mampu menyatukan chemistry tim dan memastikan kondisi fisik pemain berada pada level terbaik, terutama bagi pemain yang datang dari kompetisi luar negeri.
Daftar Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Dalam agenda FIFA Series 2026, Timnas Indonesia disebut akan menghadapi tiga calon lawan dari konfederasi berbeda, yakni:
Pertama, Timnas Bulgaria dari konfederasi UEFA. Bulgaria disebut berada di peringkat 88 dunia, dengan market value mencapai Rp1,11 triliun. Lawan ini dipandang sebagai ujian berat karena berasal dari Eropa dan punya pengalaman kompetisi yang kuat.
Lawan kedua adalah Timnas Saint Kitts and Nevis dari konfederasi CONCACAF. Tim ini berada di peringkat 154 dunia, dengan market value sekitar Rp6,95 miliar. Meski di atas kertas lebih rendah, laga seperti ini tetap berbahaya karena sering kali tim non-unggulan bermain lepas dan agresif.
Lawan ketiga adalah Timnas Kepulauan Solomon dari konfederasi Oseania. Mereka berada di peringkat 152 dunia, dengan market value sekitar Rp15,21 miliar. Pertandingan melawan tim Oseania juga menarik karena biasanya menawarkan gaya main berbeda dengan intensitas duel yang khas.
Profil Pelatih Timnas Indonesia: John Herman
Video tersebut juga menampilkan profil pelatih kepala Timnas Indonesia senior, yakni John Herman. Pelatih asal Inggris itu disebut berusia 50 tahun, memiliki lisensi UEFA Pro, dan kerap menggunakan formasi 3-4-2-1.
Dalam informasi yang beredar, John Herman diklaim menerima gaji Rp8 miliar per tahun. Meski disebut belum pernah meraih trofi, rekam jejak kepelatihannya dinilai cukup bagus sehingga publik menaruh harapan besar terhadap racikan taktiknya di skuad Garuda.
Daftar Skuad Terbaru Timnas Indonesia Senior untuk FIFA Series 2026
Untuk sektor penjaga gawang, muncul nama Emil Audero (28 tahun) dari Kremones FC, serta Maarten Paes (27 tahun) dari FC Dallas.
Di lini belakang, Timnas Indonesia dihuni pemain-pemain bertubuh tinggi dan kuat dalam duel udara, seperti Mees Hilgers, Elkan Baggott, Justin Hubner, Jay Idzes, serta Rizky Ridho. Nama-nama ini menjadi fondasi penting dalam skema tiga bek yang disebut sering dipakai pelatih.
Sektor bek sayap juga diisi pemain berpengalaman, termasuk Sandy Walsh, Dean James, Calvin Verdonk, Kevin Diks, dan Eliano Reijnders. Keberadaan wingback menjadi elemen kunci jika Indonesia benar-benar mengandalkan formasi 3-4-2-1, karena mereka dituntut aktif membantu serangan sekaligus disiplin bertahan.
Di lini tengah, nama-nama seperti Nathan Tjoe-A-On, Ricky Kambuaya, Joey Pelupessy, Thom Haye, Marcelino Ferdinan, hingga Ivar Jenner turut masuk daftar. Komposisi ini memberi banyak opsi, mulai dari gelandang bertahan, pengatur tempo, sampai gelandang serang kreatif.
Sementara di lini depan, terdapat Yakob Sayuri, Ole Romeny, Mauro Zijlstra, Ragnar Oratmangoen, hingga Miliano Jonathans. Nama-nama ini diharapkan menjadi sumber gol sekaligus memberi variasi serangan dari sisi sayap maupun melalui skema penyerang tengah.
Dengan kombinasi pemain diaspora dan pemain Liga 1, publik berharap Timnas Indonesia bisa tampil meyakinkan di FIFA Series 2026. Targetnya bukan hanya menang, tetapi juga meraih poin maksimal demi mengangkat ranking FIFA dan membangun momentum positif untuk agenda berikutnya.
Editor : Natasha Eka Safrina