Kecelakaan maut Tol Cipali kembali menelan korban jiwa. Insiden tragis terjadi di Kilometer 93A ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali), wilayah Subang, Jawa Barat, pada Rabu pagi. Dalam peristiwa tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan maut Tol Cipali ini melibatkan sebuah minibus yang melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, saat kondisi lalu lintas relatif lengang. Namun, kurangnya antisipasi dari pengemudi diduga menjadi penyebab utama kecelakaan fatal tersebut.
Berdasarkan informasi awal, kecelakaan maut Tol Cipali KM 93 terjadi ketika minibus tiba di lokasi kejadian dan menabrak kendaraan di depannya yang diduga sebuah truk. Benturan keras membuat bagian depan minibus ringsek parah, menyebabkan pengemudi dan dua penumpang lainnya tewas seketika di tempat kejadian perkara (TKP).
Baca juga:Sopir Diduga Mengantuk Saat Mengemudi
Petugas kepolisian yang menangani peristiwa tersebut menyebutkan bahwa faktor kelelahan dan mengantuk diduga kuat menjadi pemicu kecelakaan. Sopir minibus diduga kurang konsentrasi saat mengemudi sehingga kendaraan tidak terkendali.
“Diduga pengemudi mengantuk dan kurang antisipasi sehingga menabrak kendaraan di depannya,” ujar petugas di lokasi kejadian.
Kondisi tersebut memperparah dampak tabrakan karena kecepatan kendaraan cukup tinggi. Akibatnya, tiga orang termasuk pengemudi meninggal dunia di TKP. Sementara itu, dua penumpang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Baca juga:Truk Diduga Kabur Usai Kecelakaan
Dalam kejadian ini, polisi masih memburu kendaraan truk yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut. Truk yang ditabrak minibus dilaporkan langsung meninggalkan lokasi setelah kejadian.
Hingga kini, identitas truk maupun pengemudinya masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Petugas telah mengumpulkan sejumlah bukti di lokasi kejadian, termasuk serpihan kendaraan dan rekaman kamera pengawas untuk mengungkap kronologi secara utuh.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan memburu kendaraan yang diduga terlibat dan melarikan diri,” kata petugas kepolisian.
Baca juga:Proses Evakuasi dan Penanganan Korban
Proses evakuasi korban berlangsung cukup lama karena kondisi kendaraan yang ringsek parah. Petugas dibantu oleh tim derek dan tenaga medis untuk mengeluarkan korban dari dalam minibus.
Jenazah korban meninggal dunia kemudian dibawa ke rumah sakit untuk keperluan identifikasi lebih lanjut. Sementara korban luka mendapatkan penanganan intensif guna mencegah kondisi yang lebih serius.
Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di ruas Tol Cipali arah Cirebon. Namun, situasi kembali normal setelah proses evakuasi dan pembersihan lokasi selesai dilakukan.
Baca juga:Tol Cipali Kembali Jadi Sorotan
Tol Cipali kembali menjadi sorotan setelah kecelakaan maut ini terjadi. Ruas tol yang dikenal sebagai salah satu jalur panjang dan lurus tersebut kerap menjadi lokasi kecelakaan, terutama akibat faktor kelelahan pengemudi.
Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan tol agar selalu memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum berkendara jarak jauh. Pengemudi juga disarankan memanfaatkan rest area untuk beristirahat guna menghindari microsleep yang berakibat fatal.
Selain itu, kepatuhan terhadap batas kecepatan dan kewaspadaan terhadap kondisi lalu lintas di depan kendaraan menjadi kunci utama keselamatan berkendara di jalan tol.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait kecelakaan maut Tol Cipali KM 93 serta memburu kendaraan truk yang diduga kabur usai kejadian.
Editor : Ayu Dhea Cheryl