RADAR TULUNGAGUNG - Aksi pencurian kotak amal yang sempat meresahkan jemaah Masjid Al Falah di Dusun Joho, Desa Joho, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, akhirnya berhasil diungkap polisi.
Seorang pria asal Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, diamankan setelah diduga menjadi pelaku pembobolan kotak amal masjid tersebut.
Kasus pencurian kotak amal ini terungkap setelah jajaran Polsek Kalidawir melakukan penyelidikan berdasarkan laporan pengurus masjid.
Rekaman kamera pengawas atau CCTV menjadi petunjuk utama yang mengarah pada identitas pelaku.
Pelaku diketahui berinisial MWM, 32, warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung.
Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat masuk ke area masjid saat kondisi sepi dan melakukan aksi pencurian kotak amal dengan mengambil uang yang tersimpan di dalamnya.
Kapolsek Kalidawir IPTU Bambang Kurniawan mengatakan, peristiwa tersebut diketahui pada Senin (15/6) pagi setelah jemaah selesai melaksanakan salat Subuh. Pengurus masjid mendapati kotak amal dalam kondisi rusak dan terbuka paksa.
"Kotak amal ditemukan sudah terbuka paksa. Setelah dicek, uang di dalamnya sudah hilang," ujar Bambang.
Mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak melakukan penyelidikan.
Polisi memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri rekaman CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku diduga mencongkel kotak amal menggunakan pisau yang dibawanya.
Rekaman CCTV dan keterangan saksi kemudian memperkuat identitas pelaku hingga akhirnya berhasil ditangkap.
"Dari hasil rekaman CCTV dan keterangan saksi, identitas pelaku berhasil diketahui. Pelaku kemudian diamankan beserta barang bukti," terang Bambang.
Saat penangkapan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 715 ribu yang diduga hasil pencurian, sepeda motor Honda Beat, pakaian yang digunakan saat beraksi, sebilah pisau lengkap dengan sarungnya, serta kantong plastik yang digunakan untuk menyimpan uang hasil curian.
Selain dijerat kasus pencurian, pelaku juga berpotensi dikenakan pasal terkait kepemilikan senjata tajam tanpa izin.
Saat ini penyidik masih mendalami kemungkinan adanya aksi serupa yang pernah dilakukan pelaku di lokasi lain.
"Penyidikan masih berjalan. Kami juga mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus lain," imbuhnya.
Kapolsek mengimbau pengurus tempat ibadah untuk meningkatkan sistem keamanan, termasuk memastikan CCTV selalu aktif.
Menurutnya, keberadaan kamera pengawas sangat membantu proses pengungkapan tindak kriminal.
"Kami berharap masyarakat segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan," pungkasnya.(bac/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri