Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Trump Desak Netanyahu Bersikap Baik terhadap Warga Gaza yang Menderita akibat Blokade

Aditya Yuda Setya Putra • Senin, 28 April 2025 | 22:00 WIB
foto: aa.com.tr
foto: aa.com.tr

Radar Tulungagung – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Jumat bahwa ia telah meminta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk bersikap lebih "baik" terhadap warga Jalur Gaza yang mengalami penderitaan berat akibat blokade.

Berbicara kepada wartawan di pesawat kepresidenan Air Force One, Trump mengungkapkan bahwa dalam percakapan telepon pada Selasa lalu, ia mengatakan kepada Netanyahu: "Anda harus bersikap baik kepada Gaza. Orang-orang itu menderita. Kita akan mengurusnya."

Trump menegaskan bahwa kebutuhan warga Gaza terhadap obat-obatan dan makanan sangat mendesak, dan pemerintah AS akan mendorong pengiriman bantuan kemanusiaan. Saat ditanya secara langsung apakah ia mendesak Israel membuka jalur bantuan, Trump menjawab: "Ya."

Pada hari yang sama, Program Pangan Dunia (WFP) mengumumkan bahwa seluruh persediaan makanan untuk warga Gaza telah habis, menyusul penutupan perbatasan yang diberlakukan Israel sejak 2 Maret. WFP memperingatkan bahwa dapur umum mereka kini hanya mampu memenuhi 25 persen kebutuhan harian makanan bagi separuh penduduk Gaza, dan persediaan diperkirakan habis dalam beberapa hari ke depan.

Badan PBB itu juga melaporkan bahwa seluruh 25 toko roti yang mereka dukung telah tutup sejak 31 Maret karena kehabisan tepung terigu dan bahan bakar. Paket makanan untuk keluarga pun sudah habis pada minggu yang sama. Kondisi ini diperparah oleh kekurangan air bersih dan bahan bakar memasak, memaksa warga menggunakan apa pun yang bisa dibakar untuk menyiapkan makanan.

Jalur Gaza saat ini menghadapi salah satu blokade terpanjang dalam sejarah, dengan seluruh pasokan kemanusiaan dan komersial terhenti selama lebih dari tujuh minggu. WFP mencatat harga pangan melonjak hingga 1.400 persen dibandingkan masa gencatan senjata, dan kelangkaan komoditas penting telah memicu krisis gizi serius, khususnya bagi anak-anak, ibu hamil dan menyusui, serta warga lanjut usia.

Menurut WFP, lebih dari 116.000 metrik ton bantuan pangan—cukup untuk memberi makan satu juta orang selama empat bulan—siap dikirim segera setelah perbatasan dibuka kembali.

Editor : Aditya Yuda Setya Putra
#jalur gaza #benjamin netanyahu #air force one #gaza #donal trump #palestina