Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Reaksi Dunia Terkait Serangan AS Terhadap Iran, PBB: Ancaman Langsung Terhadap Perdamaian dan Keamanan Internasional

Rinto Wahyu Hidayat • Selasa, 24 Juni 2025 | 04:30 WIB
Dunia bereaksi saat AS bergabung dalam perang Israel dan menyerang tiga lokasi nuklir Iran.
Dunia bereaksi saat AS bergabung dalam perang Israel dan menyerang tiga lokasi nuklir Iran.

TEHERAN- Dunia bereaksi saat AS bergabung dalam perang Israel dan menyerang tiga lokasi nuklir Iran. 

Itu terjawab setelah berhari-hari berspekulasi mengenai keterlibatan AS dalam konflik antara Isrel dan Iran tersebut.

AS telah mengebom tiga lokasi nuklir di Iran, yang semakin meningkatkan perang antara Israel dan Iran.

Presiden Donald Trump mengatakan serangan AS menghancurkan fasilitas Iran di Fordow, Isfahan dan Natanz. 

Donald Trump mengancam akan melakukan lebih banyak serangan untuk menghilangkan kapasitas pengayaan nuklir negara itu jika Teheran "tidak berdamai".

Sedangkan Iran mengakui serangan tersebut, dan mengatakan personelnya yang bekerja di lokasi nuklir dievakuasi sebelum serangan.

Serangan AS itu terjadi lebih dari seminggu setelah Israel melancarkan kampanye militer terhadap Iran, yang membalas dengan serangan rudal, yang mengakibatkan ratusan korban di kedua belah pihak.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuduh AS melanggar hukum internasional, dalam pernyataan publik pertamanya setelah serangan tersebut.

“Amerika Serikat, anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, telah melakukan pelanggaran berat terhadap Piagam PBB, hukum internasional, dan NPT (Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir) dengan menyerang instalasi nuklir damai Iran,” kata Araghchi dalam sebuah posting media sosial dikutip dari Aljazeera.com. 

Abbas Araghchi mengangap peristiwa pagi ini Minggu sangat keterlaluan dan akan menimbulkan konsekuensi yang kekal. Maka setiap anggota PBB harus waspada terhadap perilaku yang sangat berbahaya, melanggar hukum, dan kriminal ini.

"Iran  memiliki semua pilihan untuk mempertahankan kedaulatan, kepentingan, dan rakyatnya,” katanya.

Usai serangan tersebut  Israel pun memberikan pernyataanyang disiarkan televisi.

"Selamat, Presiden Trump. Keputusan berani Anda untuk menyerang fasilitas nuklir Iran dengan kekuatan Amerika Serikat yang dahsyat dan benar akan mengubah sejarah," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Dia menyatakan sejarah akan mencatat bahwa Presiden Trump bertindak untuk menolak rezim paling berbahaya di dunia dan memberikan senjata paling berbahaya di dunia.

Perserikatan Bangsa-Bangsa pun bereaksi. "Saya sangat khawatir dengan penggunaan kekuatan oleh Amerika Serikat terhadap Iran hari ini," kata Sekretaris Jenderal Antonio Guterres.

Dia mengaku, serangan itu adalah eskalasi yang berbahaya di kawasan yang sudah berada di ambang jurang dan ancaman langsung terhadap perdamaian dan keamanan internasional.

"Ada risiko yang meningkat bahwa konflik ini dapat dengan cepat menjadi tidak terkendali  dengan konsekuensi yang mengerikan bagi warga sipil, kawasan, dan dunia," jelasnya. 

Guterres meminta negara-negara anggota untuk menurunkan ketegangan dan menjunjung tinggi kewajiban mereka berdasarkan Piagam PBB dan peraturan hukum internasional lainnya.

“Pada saat yang genting ini, sangat penting untuk menghindari kekacauan. Tidak ada solusi militer. Satu-satunya jalan ke depan adalah diplomasi. Satu-satunya harapan adalah perdamaian,” tandashnya.(*) 

 

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#as serang iran #israel iran #Teheran #nuklir #donald trump