RADAR TULUNGAGUNG - Ceo Google Sundar Pichai dan CEO Meta Mark Zuckerberg mengumumkan kolaborasi dengan Reliance Industries Limited (RIL).
Mereka menegaskan bakal membawa India menuju era kecerdasan buatan (Al) dan superintelligence. Kerja sama itu diumumkan dalam rapat tahunan Reliance.
Times of India melaporkan kemarin (1/9), Pichai dan Zuckerberg kompak menyuarakan visi untuk membuat Al mudah diakses semua kalangan di India. Mulai pebisnis besar hingga perorangan.
Zuckerberg mengungkapkan visinya mengenai superintelligence yang dapat digunakan setiap orang.
"Superintelligence akan memperbaiki seluruh sistem dan me mungkinkan kita membangun hal-hal yang bahkan belum bisa kita bayangkan hari ini," ungkapnya.
Baca Juga: Menjadi Bangunan Bersejarah di Prancis, Berikut Awal Mula Pembangunan Arch de Triomphe
Dia menegaskan, kemitraan dengan Rellance akan memungkinkan distribusi model Al open-source Meta ke berbagai bisnis di India.
India adalah rumah buat bisnis yang hidup, Startup yang melejit, dan kreativitas yang luar biasa." Sundar Pichai-CEO Google.
Sundar Pichai menyoroti pentingnya India dalam revolusi Al global. Dia menyatakan, India selalu memiliki arti khusus bagi Google.
Negara itu merupakan rumah bagi bisnis yang dinamis, ekosistem startup yang berkembang, serta kreativitas dan ambisi luar biasa.
Baca Juga: Perubahan Iklim Bikin 6 Negara Kepulauan Ini Terancam Tenggelam, Mana Saja Mereka?
"Selama satu dekade terakhir, kemitraan kami dengan Reliance dan Jio telah menghadirkan akses internet terjangkau bagi jutaan orang serta mendorong revolusi digital India. Kini, kami melanjutkan kolaborasi ini untuk membawa India ke tahap berikutnya melalui pemanfaatan Al" ujar Pichai.
Sebagai langkah konkret, Google dan Reliance akan mendirikan Google Cloud Region di Jamnagar yang didedikasikan untuk kebutuhan Reliance. Pichai menekankan, inisiatif itu ditujukan untuk mentransformasi setiap industri.
Mulai perusahaan besar hingga toko kelontong terkecil. "Infrastruktur ini diharapkan mempercepat adopsi Al di seluruh sektor ekonomi India," ujarnya.
Baca Juga: Shanghai Resmi Menjadi Tuan Rumah Valorant Champions 2026, Ternyata Ini Alasannya
Kolaborasi tersebut mencerminkan tren global yang menempatkan India sebagai pusat pertumbuhan strategis.
Dengan populasi besar dan ekosistem digital yang cepat berkembang. India merupakan laboratorium ideal untuk menguji penerapan AI berskala luas.
Google maupun Meta pun telah menunjukkan bahwa persaingan mereka di ranah global tidak meng halangi kerjasama dipasar strategis.
Sebaliknya, kolaborasi dengan Relience menegaskan ambisi bersama untuk menjadikan ai dan superintelligence sebagai fondasi transformsi digital india yang berpengaruh secara global. ****
Editor : Dharaka R. Perdana