Setibanya di Presidential Flight, Abu Dhabi, Presiden Prabowo disambut oleh Putra Mahkota Abu Dhabi, Syekh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan.
Selain itu, tampak pula menyambut Menteri Energi dan Infrastruktur UEA Suhail Mohamed Al Mazrouei, Menteri Industri dan Teknologi Maju UEA Sultan Ahmed Al Jaber, Penasihat Presiden UEA Faisal Al Bannai, Menteri Investasi UEA Mohamed Hassan Al Suwaidi, dan Duta Besar PEA di Indonesia Abdulla Salem Obaid Aldaheri.
Kehadiran Kepala Negara di Ibu Kota UEA ini menjadi bentuk komitmen Indonesia dalam mempererat hubungan persahabatan dengan negara sahabat di kawasan.
Pada pertemuan bersama Presiden MBZ, kedua pemimpin akan membahas sejumlah isu strategis, termasuk dinamika terkini di kawasan Timur Tengah.
Selain isu geopolitik, pertemuan kedua pemimpin juga menjadi momentum bagi Indonesia dan UEA untuk memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin erat selama ini.
Kerja sama di berbagai bidang strategis serta hubungan antarmasyarakat turut menjadi perhatian utama kedua negara.
Kedatangan Presiden Prabowo di Abu Dhabi mendapat sambutan hangat dari pemerintah UEA sebagai mitra strategis Indonesia di kawasan Timur Tengah. Hubungan kedua negara juga telah terjalin erat baik dalam kerangka bilateral maupun forum internasional.
Baca Juga: Dilarang Ada Hambatan Ala Kertas, Presiden Prabowo Minta Program Prioritas Pemerintah Dipercepat
Kunjungan Presiden Prabowo ke Abu Dhabi kembali menegaskan posisi Indonesia yang aktif dalam mendorong dialog dan kerja sama global.
Pertemuan bersama Presiden MBZ juga menjadi upaya Indonesia dalam memperkuat diplomasi kemanusiaan dan perdamaian di tengah situasi dunia yang penuh tantangan. ****