Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sejarah Tercipta! Inggris, Australia, dan Kanada Serentak Akui Palestina, Tekan AS dan Picu Amarah Israel

Ilma Nurrahma • Senin, 22 September 2025 | 20:10 WIB

 

Inggris, Australia, dan Kanada mengakui Palestina sebagai negara berdaulat pada 21 September 2025. Langkah ini memicu respons keras dari Israel dan menekan posisi AS di panggung diplomatik.
Inggris, Australia, dan Kanada mengakui Palestina sebagai negara berdaulat pada 21 September 2025. Langkah ini memicu respons keras dari Israel dan menekan posisi AS di panggung diplomatik.

RADAR TULUNGAGUNG Gelombang perubahan besar dalam politik luar negeri Barat terjadi pada Minggu, 21 September 2025, ketika tiga negara besar Inggris, Australia, dan Kanada secara serentak mengakui kedaulatan negara Palestina.

Langkah bersejarah ini menandai pergeseran dramatis dari kebijakan tradisional Barat yang selama ini berhati-hati dalam mengambil posisi terkait konflik Israel-Palestina.

Baca Juga: PBB Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza, Dampak Global dan Seruan Internasional Mendesak

Ketiga negara menyatakan bahwa pengakuan ini adalah bagian dari upaya untuk mewujudkan solusi dua negara yang adil dan berkelanjutan.

"Kami percaya bahwa pengakuan atas negara Palestina adalah kunci untuk membuka jalan menuju perdamaian sejati,” ujar Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dalam pernyataan persnya.

Baca Juga: Kinerja Industri Ritel China Tiongkok Capai Titik Terlemah Tahun Ini, Apa Langkah Pemerintah Negeri Panda?

Hal serupa juga disampaikan oleh pemimpin Australia dan Kanada, yang menyebut pengakuan tersebut sebagai langkah moral dan diplomatik yang sudah seharusnya diambil sejak lama.

Di sisi lain, Israel bereaksi keras. Pemerintah Israel langsung memanggil pulang duta besarnya dari ketiga negara tersebut, dan mengecam keputusan itu sebagai "tindakan sepihak yang merusak proses perdamaian".

Baca Juga: Kisah Si Kuda Pacu Asal Jepang Haru Urara: Legenda dari Kegagalan yang Menjadi Sumber Inspirasi

Sementara itu, Amerika Serikat sekutu terdekat Israel masih menolak memberikan pengakuan resmi kepada Palestina.

Posisi AS kini mendapat sorotan tajam karena dianggap tidak lagi sejalan dengan sekutu-sekutu utamanya.

Pengakuan serentak ini memperkuat posisi Palestina di forum internasional dan bisa membuka jalan bagi negara lain untuk mengikuti langkah serupa.

Pengamat politik internasional menilai bahwa ini adalah momen penting yang bisa mengubah lanskap diplomasi global di Timur Tengah. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#Kanada akui Palestina #kanada #inggris #palestia #australia