RADAR TULUNGAGUNG - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato tegas dan penuh empati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Two-State Solution di markas besar PBB, New York, Amerika Serikat.
Dalam pidatonya, Prabowo menyerukan kepada dunia internasional untuk mengakui Palestina sebagai negara berdaulat sekarang juga. Ini dia beberapa isi pidato Presiden Prabowo Subianto dalam sidang kemarin:
1. Kecaman terhadap Kekerasan dan Genosida di Gaza
Prabowo membuka pidatonya dengan menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap tragedi kemanusiaan yang terjadi di Gaza.
Ia menyebut penderitaan rakyat Palestina sebagai “tak tertahankan” dan mengecam keras segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil tak berdosa.
"Gaza menghadapi penderitaan yang tidak bisa diterima oleh hati nurani manusia mana pun," ujar Prabowo dalam bahasa Inggris.
Presiden juga secara eksplisit menyebut tindakan militer Israel di Gaza sebagai bentuk genosida yang harus dihentikan segera.
2. Dukungan Tegas terhadap Solusi Dua Negara
Dalam forum internasional itu, Prabowo menyatakan bahwa solusi dua negara adalah satu-satunya jalan damai yang adil dan berkelanjutan bagi rakyat Palestina dan Israel.
Baca Juga: PBB Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza, Dampak Global dan Seruan Internasional Mendesak
"Solusi dua negara bukan hanya opsi, ini adalah keharusan moral dan historis," tegasnya.
Indonesia menegaskan kembali bahwa perdamaian hanya dapat tercapai jika Palestina diakui sebagai negara yang merdeka dan berdaulat, dengan batas wilayah yang diakui secara internasional.
3. Seruan: "Akui Palestina Sekarang!"
Poin paling kuat dari pidato Prabowo adalah seruan langsung kepada negara-negara dunia:
"Pengakuan terhadap Negara Palestina adalah langkah di sisi yang benar dari sejarah. Jika bukan sekarang, kapan lagi? Akuilah Palestina sekarang!"
Pernyataan ini disambut dengan tepuk tangan dari berbagai delegasi, menandai momen penting dalam diplomasi Indonesia di panggung global.
4. Komitmen Indonesia untuk Aksi Nyata
Prabowo juga menyatakan bahwa Indonesia siap mengambil langkah nyata dalam mendukung perdamaian:
- Siap mengirim pasukan perdamaian PBB ke wilayah konflik jika diperlukan.
- Mendukung pembentukan misi internasional untuk bantuan kemanusiaan dan stabilitas di Gaza.
- Menyerukan gencatan senjata segera dan akses penuh terhadap bantuan kemanusiaan.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Bertemu MBZ di Uni Emirat Arab, Bahas Geopolitik dan Dinamika Timur Tengah
5. Deklarasi New York dan Keadilan Global
Prabowo menyinggung pentingnya Deklarasi New York yang mendorong penyelesaian damai konflik Israel – Palestina.
Ia menekankan bahwa dunia tidak boleh tinggal diam, dan bahwa komunitas internasional memiliki tanggung jawab kolektif untuk bertindak adil dan konsisten terhadap hukum internasional.
Pidato Prabowo Subianto di KTT Two-State Solution bukan hanya mewakili suara Indonesia, tapi juga suara Global South yang menyerukan keadilan dan kemanusiaan.
Dengan tegas, Indonesia menyerukan agar pengakuan terhadap Palestina dilakukan sekarang juga, bukan nanti. ****
Editor : Dharaka R. Perdana