Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Harga Minyak Dunia Merosot Akibat Kelebihan Pasokan, Bagaimana Prediksi ke Depan?

Zahrotul Afkarina • Rabu, 1 Oktober 2025 | 03:10 WIB
Harga minyak dunia kembali melemah dalam beberapa pekan terakhir. Penurunan ini dipicu oleh meningkatnya pasokan global, terutama dari negara-negara produsen besar.
Harga minyak dunia kembali melemah dalam beberapa pekan terakhir. Penurunan ini dipicu oleh meningkatnya pasokan global, terutama dari negara-negara produsen besar.

RADAR TULUNGAGUNG - Harga minyak dunia kembali melemah dalam beberapa pekan terakhir.

Penurunan ini dipicu oleh meningkatnya pasokan global, terutama dari negara-negara produsen besar minyak dunia seperti anggota OPEC+, Rusia, dan Amerika Serikat.

Kondisi ini menciptakan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan, yang akhirnya menekan harga minyak mentah di pasar internasional.

Lalu, apa sebenarnya yang terjadi di balik kelebihan pasokan ini? Dan bagaimana para analis melihat tren harga minyak ke depannya?

Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Global South? Ini Penjelasan Lengkap serta Pengaruhnya di Kancah Internasional

Penyebab Kelebihan Pasokan Minyak

1. Kebijakan Produksi OPEC+

OPEC+ baru-baru ini mengumumkan rencana untuk secara bertahap meningkatkan produksi minyak pada kuartal terakhir tahun ini hingga awal 2026.

Langkah ini diambil dengan harapan mendorong pertumbuhan ekonomi global, namun ternyata justru menciptakan kekhawatiran akan kelebihan pasokan.

Baca Juga: Target Baru Emisi Tiongkok Dianggap Jauh dari Harapan, Hanya 10 Persen yang Semestinya Melebihi 30 Persen

2. Kembalinya Ekspor Minyak Irak dari Wilayah Kurdistan

Setelah sempat terhenti karena masalah politik dan teknis, ekspor minyak dari wilayah Kurdistan di Irak telah kembali mengalir.

Ini menambah suplai minyak mentah ke pasar global secara signifikan.

3. Produksi Minyak AS Naik

Teknologi pengeboran yang lebih efisien dan meningkatnya aktivitas rig di AS turut mendorong peningkatan pasokan minyak dari negara tersebut.

Baca Juga: Albania Tunjuk Kecerdasan Buatan Bernama Diella Menjadi Menteri, Cara Baru Perangi Korupsi

Penurunan harga tentu akan mengurangi pendapatan negara-negara penghasil minyak, yang bisa berdampak pada stabilitas fiskal mereka, terutama yang bergantung besar pada ekspor energi.

Penurunan harga minyak bisa menjadi angin segar bagi negara-negara pengimpor minyak seperti Indonesia.

Biaya produksi dan transportasi dapat turun, yang pada akhirnya berpotensi menekan inflasi.

Baca Juga: Mengenal Sosok Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei yang Mengejek Netanyahu dan Bikin Heboh, Bikin Ratusan Diplomat Tinggalkan Ruang Sidang PBB!

Volatilitas harga minyak sering kali menjadi indikator penting kondisi ekonomi global.

Penurunan harga bisa menandakan lemahnya permintaan energi dan ketidakpastian pertumbuhan ekonomi.

Prediksi Harga Minyak ke Depan

Sejumlah analis memperkirakan bahwa harga minyak akan tetap fluktuatif dalam beberapa bulan ke depan, tergantung pada:

Baca Juga: Pasokan Minyak Dunia Naik Tajam Hingga 102 Juta Barel Per Hari, Ini Dampaknya Bagi Harga Energi dan Ekonomi Global

Jika permintaan tidak segera membaik, dan pasokan tetap tinggi, harga minyak berpotensi bertahan di level rendah atau bahkan menurun lebih lanjut.

Kelebihan pasokan minyak global saat ini telah menekan harga minyak dunia, menciptakan tantangan bagi negara produsen namun peluang bagi konsumen.

Ke depannya, arah harga minyak akan sangat bergantung pada dinamika pasokan permintaan dan kebijakan dari negara-negara kunci produsen energi.

Para pelaku pasar dan investor disarankan untuk terus memantau perkembangan geopolitik dan kebijakan energi global guna mengantisipasi perubahan tren yang cepat. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#minyak dunia #harga minyak dunia #pasar global #minyak dunia turun #pasar minyak dunia