Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Jepang - Tiongkok Bersitegang Terkait Taiwan, PM Sanae Takaichi Siap Kerahkan Pasukan Bela Diri

Savina Ayu Wardani • Kamis, 13 November 2025 | 21:10 WIB

Hubungan Jepang dan Tiongkok memanas. Hal itu dipicu pernyataan Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi yang menyebut bahwa serangan terhadap Taiwan dapat memicu pengerahan pasukan bela diri Negeri
Hubungan Jepang dan Tiongkok memanas. Hal itu dipicu pernyataan Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi yang menyebut bahwa serangan terhadap Taiwan dapat memicu pengerahan pasukan bela diri Negeri

RADAR TULUNGAGUNG - Hubungan Jepang dan Tiongkok memanas. Hal itu dipicu pernyataan Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi yang menyebut bahwa serangan terhadap Taiwan dapat memicu pengerahan pasukan bela diri Negeri Sakura jika konflik tersebut mengancam keberlangsungan negaranya.

Dalam rapat komite parlemen, Takaichi mengatakan Jepang harus mengantisipasi skenario terburuk di Selat Taiwan.

"Jika keadaan darurat di Taiwan melibatkan kapal perang dan penggunaan kekuatan, maka itu bisa menjadi situasi yang mengancam kelang sungan hidup (Jepang). Yang disebut kontinjensi Taiwan telah menjadi begitu serius sehingga kita harus mengantisipasi skenario terburuk," bebernya seperti dilansir dari The Guardian.

Baca Juga: Target Baru Emisi Tiongkok Dianggap Jauh dari Harapan, Hanya 10 Persen yang Semestinya Melebihi 30 Persen

Unggahan Konjen di Osaka

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari Beijing. Salah satunya Konsul Jenderal (Konjen) Tiongkok di Osaka, Xiu Jian.

"Kami tidak punya pilihan selain memotong leher kotor yang menyerang kami tanpa ragu. Apakah kamu siap?" tulisnya di akun X.

Unggahan itu kini telah dihapus. Tetapi, pemerintah Jepang mengecam keras isinya. "Kami dengan tegas memprotes dan mendesak agar unggahan itu segera dihapus, kata juru bicara senior pemerintah Jepang Minoru Kihara. Dia menambahkan beberapa pernyataan tidak pantas lain yang dibuat oleh Xue.

Baca Juga: QRIS Indonesia-Jepang Kini Hadir, Bagaimana Pengaruhnya pada Transaksi Lintas Negara?

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lin Jian membela Xue dan menyebut komentarnya sebagai tanggapan atas ucapan Takichi yang keliru dan berbahaya.

"Tiongkok dengan tegas mendesak Jepang untuk merefleksikan kesalahan historisnya dalam isu Taiwan dan berhenti mengirim sinyal yang salah kepada kekuatan separatis kemerdekaan Taiwan," kata Lin seperti dilansir dari Xinhua.

Pemerintah Taiwan turut menanggapi pernyataan Xue. "Pemerintah Taiwan memandang serius ucapan bernada ancaman yang disampaikan pejabat Tiongkok terhadap Jepang. Perilaku semacam ini jelas melampaui etika diplomatik," kata juru bicara Kantor Kepresidenan Taiwan Karen Kuo kepada AFP.

Sementara Duta Besar Amerika Serikat untuk Jepang George Glass menulis di X bahwa pernyataan Xue mengancam Takaichi dan rakyat Jepang.

Ketegangan ini muncul hanya sepekan setelah Beijing menuduh Takaichi berperilaku keterlaluan karena bertemu dengan penasihat senior Presiden Taiwan Lai Ching-te di sela-sela KTT APEC. Mereka juga mem-posting foto pertemuan itu di media sosial. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#Bersitegang #jepang #tiongkok