RADAR TULUNGAGUNG - Olimpiade Musim Dingin 2026 kembali menempatkan Italia di pusat perhatian dunia.
Selain arena olahraga di Milan dan Cortina, rangkaian liputan pra-event mengungkap sisi lain negeri ini, dari kanal romantis Venesia, desa Pinocchio di Tuscany, hingga Cremona, kota kelahiran biola legendaris Stradivarius.
Sebagai tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2026, Italia memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan warisan budaya yang selama berabad-abad membentuk identitas nasional mereka.
Setiap kota yang dikunjungi menawarkan cerita berbeda, memperkaya pengalaman wisata menjelang pesta olahraga global tersebut.
Liputan perjalanan ini membawa penonton menyusuri gang-gang sempit Venesia bersama fotografer lokal Andrea Perota.
Ia mengabadikan sudut sunyi jauh dari keramaian turis, memotret gondolier, pantulan cahaya di kanal, hingga kehidupan sehari-hari warga asli.
Karnaval Venesia dan Topeng Ikonik
Venesia juga terkenal dengan karnaval musim dinginnya. Di sebuah bengkel kecil, para pengrajin membuat ribuan topeng papier-mâché secara manual.
Tradisi ini sudah berlangsung berabad-abad, dulunya digunakan untuk menyamarkan identitas dalam pesta rakyat.
Tak jauh dari sana, gudang kostum teater menawarkan busana era lampau yang bisa disewa wisatawan.
Mengenakannya disebut seperti kembali ke masa lalu, menghidupkan atmosfer Venesia klasik yang sarat misteri.
Jejak Pinocchio di Tuscany
Perjalanan berlanjut ke Collodi, desa kecil di Tuscany yang menjadi asal nama pena Carlo Collodi, penulis Pinocchio.
Di sini berdiri taman bertema Pinocchio, patung raksasa sang boneka kayu, hingga perpustakaan khusus yang menyimpan edisi-edisi lawas buku tersebut.
Kisah Pinocchio disebut sebagai salah satu buku paling banyak diterjemahkan di dunia, mencapai hampir 200 bahasa.
Lebih dari cerita anak-anak, tokoh ini mengajarkan nilai kejujuran dan keluarga, pesan universal yang terus hidup hingga kini.
Cremona, Jantung Musik Italia
Dari dongeng menuju musik, kota Cremona menjadi destinasi berikutnya. Selama hampir 500 tahun, kota ini dikenal sebagai pusat pembuatan biola terbaik di dunia.
Museum Biola Cremona memamerkan karya para maestro seperti Amati, Guarneri, dan Antonio Stradivari.
Pengrajin biola modern masih mempertahankan metode tradisional, menggunakan kayu spruce dan maple pilihan.
Beberapa instrumen bahkan masih dimainkan hingga kini, menghasilkan suara yang disebut bak “sentuhan dari surga”.
Upaya pelestarian seni juga terlihat di Florence, tempat organisasi Friends of Florence membiayai restorasi ratusan karya seni Renaissance.
Lukisan, patung, hingga fresko gereja dipugar perlahan agar tetap lestari bagi generasi mendatang.
Italia Menjelang Pesta Dunia
Semua kisah ini mengalir menuju satu momen besar: Olimpiade Musim Dingin 2026.
Wartawan internasional dijadwalkan melaporkan langsung dari Italia, menyajikan pertandingan sekaligus sisi gaya hidup di luar arena.
Dari seni, dongeng, musik, hingga arsitektur, Italia menunjukkan bahwa Olimpiade Musim Dingin 2026 akan menjadi lebih dari sekadar kompetisi.
Ini adalah panggung global yang menampilkan sejarah ribuan tahun dalam balutan semangat modern.
Dengan Venesia, Tuscany, dan Cremona ikut bersinar, dunia bukan hanya menyaksikan atlet terbaik berlaga, tetapi juga menyelami jiwa Italia yang kaya, romantis, dan tak lekang oleh waktu.***
Editor : Vidya Sajar Fitri
Sumber : Diolah dari berbagai sumber