RADAR TULUNGAGUNG - Isu Netanyahu tewas mulai ramai diperbincangkan di media internasional setelah muncul laporan yang menyebut Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, tidak terlihat di publik selama beberapa hari terakhir.
Spekulasi ini mencuat setelah tidak ada foto maupun video terbaru yang dirilis oleh kantor pemerintah Israel.
Media berbahasa Ibrani yang dikutip dari laporan Tasnim News Agency menyebutkan bahwa rumor mengenai Netanyahu tewas atau mengalami cedera muncul karena aktivitas publik Netanyahu yang tiba-tiba berhenti.
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa hampir tiga hari terakhir tidak ada video baru Netanyahu yang dirilis, sementara foto terbaru sang perdana menteri juga tidak dipublikasikan selama hampir empat hari.
Padahal sebelumnya, Netanyahu dikenal sangat aktif merilis pernyataan video kepada publik.
Dalam kondisi normal, ia disebut hampir setiap hari mengunggah satu hingga tiga video yang berkaitan dengan situasi keamanan maupun kebijakan pemerintah Israel.
Aktivitas Netanyahu Mendadak Hilang
Laporan yang memicu rumor Netanyahu tewas itu menyebutkan bahwa hilangnya aktivitas media dari Netanyahu terjadi sejak awal Maret.
Biasanya, kantor perdana menteri Israel secara rutin merilis dokumentasi kegiatan Netanyahu baik dalam bentuk video maupun foto resmi.
Namun sejak beberapa hari terakhir, publik hanya menerima pernyataan tertulis dari kantor pemerintah.
Tidak ada rekaman video ataupun dokumentasi visual yang memperlihatkan kondisi terkini Netanyahu.
Situasi tersebut memunculkan berbagai spekulasi di media sosial maupun sejumlah media luar negeri.
Apalagi laporan itu juga menyebut adanya peningkatan pengamanan di sekitar kediaman Netanyahu pada 8 Maret lalu.
Menurut laporan tersebut, langkah pengamanan diperketat untuk mengantisipasi kemungkinan serangan drone terhadap kediaman perdana menteri Israel.
Pembatalan Kunjungan Pejabat AS Picu Kecurigaan
Spekulasi semakin berkembang setelah adanya laporan pembatalan kunjungan sejumlah pejabat Amerika Serikat ke Israel.
Dalam laporan itu disebutkan bahwa utusan khusus AS membatalkan agenda kunjungannya secara mendadak.
Selain itu, laporan lain menyebut bahwa percakapan telepon antara Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dengan Netanyahu tidak disertai penjelasan tanggal pasti kapan komunikasi tersebut berlangsung.
Fakta-fakta tersebut kemudian dirangkai oleh sejumlah media sebagai indikasi adanya sesuatu yang tidak biasa terkait kondisi Netanyahu.
Namun hingga kini, tidak ada konfirmasi resmi mengenai kabar Netanyahu tewas ataupun mengalami luka akibat serangan tertentu.
Media Israel Bantah Klaim Iran
Sementara itu, media Israel, The Jerusalem Post, menanggapi laporan dari Tasnim dengan menyatakan bahwa klaim tersebut tidak disertai bukti konkret.
Menurut laporan Jerusalem Post, media Iran hanya merangkai berbagai informasi publik menjadi narasi dramatis tanpa memberikan data atau bukti kuat yang menunjukkan bahwa Netanyahu benar-benar tewas atau terluka.
Media tersebut menegaskan bahwa Netanyahu masih tercatat melakukan sejumlah aktivitas resmi pada awal Maret.
Salah satunya adalah penyampaian pernyataan resmi pada 7 Maret lalu.
Selain itu, Netanyahu juga dilaporkan sempat mengunjungi lokasi serangan di kota Berseba sehari sebelumnya.
Dalam laporan yang sama, disebutkan pula bahwa Netanyahu melakukan panggilan telepon dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Meski demikian, laporan tersebut juga tidak secara rinci menjelaskan kondisi terbaru Netanyahu saat ini.
Belum Ada Klarifikasi Resmi
Hingga saat ini, rumor mengenai Netanyahu tewas masih sebatas spekulasi yang beredar di sejumlah media dan platform media sosial.
Pemerintah Israel belum memberikan klarifikasi langsung mengenai kondisi terkini sang perdana menteri.
Situasi ini membuat berbagai spekulasi terus berkembang, terutama di tengah meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Pengamat politik internasional menilai bahwa absennya dokumentasi visual Netanyahu dalam beberapa hari terakhir memang cukup tidak biasa.
Namun mereka juga mengingatkan bahwa rumor seperti ini sering muncul di tengah konflik informasi antara berbagai negara.
Karena itu, publik diminta menunggu konfirmasi resmi dari pemerintah Israel sebelum mempercayai kabar mengenai kondisi Netanyahu.
Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi yang memastikan apakah Netanyahu dalam kondisi sehat, mengalami cedera, atau sekadar menghentikan sementara aktivitas publiknya.
Editor : Krisna Pambudi