Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kenapa Allah Tidak Membinasakan Zionis Israel? Ustaz Abdul Somad Ungkap Jawaban Ulama Al-Azhar yang Bikin Jamaah Tersentak

Divka Vance Yandriana • Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:25 WIB

Kenapa Allah tidak membinasakan Zionis Israel? Ustaz Abdul Somad ungkap jawaban ulama Al-Azhar yang mengejutkan.
Kenapa Allah tidak membinasakan Zionis Israel? Ustaz Abdul Somad ungkap jawaban ulama Al-Azhar yang mengejutkan.

JAKARTA - Pertanyaan tentang kenapa Allah tidak membinasakan Zionis Israel sering muncul di tengah konflik berkepanjangan di Palestina. Dalam sebuah ceramah yang kembali viral di media sosial, Ustaz Abdul Somad (UAS) menjelaskan jawaban yang pernah ia dapatkan dari seorang ulama besar Al-Azhar Mesir.

Penjelasan tersebut menarik perhatian publik karena menyentuh sisi teologis sekaligus motivasi bagi umat Islam untuk berkontribusi membantu Palestina.

Dalam ceramahnya, UAS menceritakan pengalaman saat masih menjadi mahasiswa di Mesir sekitar dua dekade lalu. Saat itu, ia bertanya langsung kepada ulama hadis terkemuka dari Universitas Al-Azhar, Syekh Prof. Dr. Muhammad Jibril.

Baca Juga: Tutorial Lapor SPT Tahunan Karyawan di Coretax DJP , Begini Cara Mudah Login hingga Unduh Bukti Lapor

Pertanyaan yang ia ajukan sederhana namun sering dipikirkan banyak orang: kenapa Allah tidak membinasakan Zionis Israel, padahal dalam sejarah Al-Qur’an ada banyak kaum yang langsung dihancurkan karena kedurhakaan mereka.

Pertanyaan yang Menggema di Kalangan Umat

Menurut UAS, dalam Al-Qur’an diceritakan beberapa kaum yang dihancurkan oleh Allah karena melawan nabi mereka.

Contohnya adalah kaum ‘Ad, Tsamud, dan Madyan yang mendapatkan azab langsung.

Namun konflik Israel dan Palestina yang berlangsung puluhan tahun justru belum berakhir.

“Kenapa kaum ‘Ad hancur, kaum Tsamud hancur, kaum Madyan hancur, tapi Israel tidak hancur?” kata UAS menirukan pertanyaannya saat itu.

Baca Juga: KUR BRI 2026 Resmi Dibuka, Pinjaman Hingga Rp500 Juta Tanpa Agunan Tambahan untuk Plafon Tertentu

Pertanyaan tentang kenapa Allah tidak membinasakan Zionis Israel inilah yang kemudian dijawab oleh Syekh Muhammad Jibril dengan cara yang tidak terduga.

Jawaban Ulama Al-Azhar yang Menggetarkan

UAS mengungkapkan bahwa Syekh Muhammad Jibril hanya tersenyum sebelum memberikan jawaban singkat namun dalam.

Menurut sang ulama, jika Allah langsung menghancurkan Israel, maka umat Islam kehilangan kesempatan untuk berjuang membela Palestina.

“Kalau Israel dihancurkan Allah, kau masuk surga pakai apa?” ujar UAS menirukan jawaban Syekh Muhammad Jibril.

ppppppBaca Juga: Jadwal Pekan ke-30 Liga Inggris 2025-2026: Arsenal vs Everton Hingga Liverpool Hadapi Tottenham Hotspur

Jawaban itu membuat UAS tersentak.

Menurutnya, pesan dari ulama Al-Azhar tersebut adalah bahwa keberadaan konflik itu justru menjadi ujian sekaligus kesempatan bagi umat Islam untuk berjuang.

Dengan kata lain, pertanyaan kenapa Allah tidak membinasakan Zionis Israel tidak hanya dilihat dari sudut pandang kehancuran musuh, tetapi juga dari sisi tanggung jawab umat Islam.

Cara Membantu Palestina Menurut UAS

Meski demikian, UAS mengingatkan agar semangat membantu Palestina tidak dilakukan secara gegabah.

Ia mencontohkan bahwa banyak anak muda yang ingin langsung pergi berperang ke Palestina tanpa persiapan yang matang.

Menurutnya, cara tersebut justru bisa menimbulkan masalah baru.

“Jangan besok tiba-tiba ke Palestina lalu terdampar karena kelaparan,” katanya.

UAS menyarankan agar generasi muda membantu Palestina melalui prestasi, pendidikan, dan ekonomi.

Ia berharap suatu saat ada pengusaha Indonesia yang mampu menyumbang besar untuk membantu rakyat Palestina.

Misalnya membangun sumur, menyekolahkan anak-anak Palestina, hingga mendirikan rumah sakit.

Mimpi Besar Generasi Muda

Dalam ceramah tersebut, UAS juga menekankan pentingnya memiliki mimpi besar.

Menurutnya, orang yang tidak berani bermimpi akan sulit mencapai perubahan.

“Orang yang paling terjajah adalah orang yang tidak berani bermimpi,” ujarnya.

Ia mengajak anak muda untuk memiliki cita-cita tinggi, namun tetap berpijak pada kenyataan.

Dengan prestasi di bidang pendidikan, bisnis, dan teknologi, generasi muda Indonesia diharapkan dapat memberi kontribusi nyata bagi dunia Islam, termasuk Palestina.

Pesan Agar Umat Islam Lebih Cerdas

Selain membahas konflik Palestina, UAS juga mengingatkan umat Islam agar tidak mudah tertipu oleh pencitraan.

Ia mencontohkan fenomena orang yang menggunakan simbol-simbol Islam hanya untuk meraih dukungan politik.

Menurutnya, masyarakat harus menilai seseorang dari perjuangannya, bukan dari penampilan.

“Jangan tertipu karena sorban, jangan tertipu karena jubah,” tegasnya.

Ia mengajak umat Islam untuk menggunakan akal dan penilaian yang objektif dalam menentukan sikap.

Mengingat Bekal Akhirat

Di akhir ceramah, UAS juga mengingatkan jamaah tentang pentingnya menyiapkan bekal untuk kehidupan setelah mati.

Menurutnya, harta dunia tidak akan dibawa ke kubur, kecuali amal kebaikan yang dilakukan selama hidup.

Karena itu, ia mengajak jamaah untuk bersedekah dan membantu pembangunan masjid.

“Yang kita bawa mati adalah amal,” katanya.

Ceramah tersebut kembali viral karena menggabungkan pesan keagamaan, motivasi hidup, dan refleksi sosial yang mudah dipahami masyarakat.

Editor : Divka Vance Yandriana
#zionis #Israeal