Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kenapa Israel Sangat Menginginkan Palestina? Ceramah Ustaz Abdul Somad Ungkap Keyakinan Zionis, Mesiah hingga Al-Masih Dajjal

Divka Vance Yandriana • Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:15 WIB

Kenapa Israel sangat menginginkan Palestina? Ceramah Ustaz Abdul Somad mengungkap keyakinan Zionis tentang Mesiah dan sejarah Palestina.
Kenapa Israel sangat menginginkan Palestina? Ceramah Ustaz Abdul Somad mengungkap keyakinan Zionis tentang Mesiah dan sejarah Palestina.

JAKARTA - Kenapa Israel sangat menginginkan Palestina menjadi pertanyaan yang sering muncul di tengah konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Dalam sebuah ceramah yang viral di media sosial, Abdul Somad menjelaskan latar belakang keyakinan yang diyakini sebagian kelompok Zionis terkait tanah Palestina, Mesiah, hingga konsep Al-Masih Dajjal.

Ceramah yang beredar luas di YouTube itu menarik perhatian publik karena membahas perspektif sejarah, teologi, serta keyakinan yang diyakini oleh sebagian kalangan Yahudi tentang Palestina. Penjelasan tersebut disampaikan Ustaz Abdul Somad saat menguraikan materi yang pernah ia pelajari ketika menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo.

Menurutnya, untuk memahami kenapa Israel sangat menginginkan Palestina, perlu melihat bagaimana konsep “Israel” dipahami dalam bahasa Ibrani.

Baca Juga: Update Transfer Pemain Asing Putri: Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Beban Berat di Final For Proliga 2026

Ia menjelaskan bahwa dalam bahasa Ibrani, kata Israel memiliki makna “hamba Tuhan”. Namun dalam beberapa kisah yang beredar di kalangan tertentu, kata tersebut juga dimaknai sebagai sosok yang “bergulat dengan Tuhan”.

Dalam cerita tersebut, disebutkan bahwa setelah pergulatan itu, tanah Palestina dianggap sebagai hadiah yang diberikan kepada nenek moyang mereka. Keyakinan inilah yang disebut menjadi salah satu alasan historis mengapa sebagian kelompok Zionis menganggap Palestina sebagai tanah yang harus mereka kuasai.

Konsep Zionisme dan Bukit Zion

Dalam ceramahnya, Ustaz Abdul Somad juga menyinggung istilah Zionisme. Kata Zion sendiri merujuk pada sebuah bukit di Palestina yang kemudian dijadikan simbol gerakan nasionalisme Yahudi.

Gerakan ini kemudian dikenal sebagai Zionisme yang bertujuan mengembalikan bangsa Yahudi ke wilayah Palestina.

Istilah tersebut berasal dari kata “Zion”, yang kemudian berkembang menjadi gerakan politik global yang mendorong berdirinya negara Yahudi di wilayah tersebut.

Baca Juga: Liga Champions 2026: Chelsea Tumbang di Paris, MU & Arsenal Berebut Transfer Tonali, Real Madrid Kembali Tunjukkan Dominasinya

Menurutnya, konsep ini tidak hanya berkaitan dengan agama, tetapi juga dengan identitas bangsa dan negara.

“Bagi mereka, Yahudi itu bukan hanya agama, tetapi juga bangsa dan negara,” jelasnya dalam ceramah tersebut.

Keyakinan tentang Mesiah

Ustaz Abdul Somad juga menjelaskan bahwa sebagian kalangan Yahudi meyakini akan datangnya seorang penyelamat yang disebut Mesiah.

Dalam bahasa Arab, istilah tersebut dikenal dengan Al-Masih. Dalam ajaran Islam, Al-Masih yang sebenarnya adalah Isa putra Maryam.

Namun dalam ceramah tersebut disebutkan bahwa ada keyakinan lain mengenai sosok yang menyerupai Al-Masih, tetapi bukan yang sebenarnya.

Baca Juga: Cara Pinjam Dana Kurban BRI 2026: Syarat Lengkap, Perlu Jaminan atau Tidak, Ini Panduan Resmi Pengajuannya

Dalam tradisi Islam, sosok tersebut dikenal sebagai Al-Masih ad-Dajjal, yang diyakini akan muncul menjelang akhir zaman.

Menurut Ustaz Abdul Somad, sebagian kelompok Zionis disebut menunggu kedatangan sosok tersebut setelah beberapa syarat tertentu terpenuhi.

Syarat Kedatangan Mesiah Menurut Keyakinan Mereka

Dalam ceramahnya, ia menyebutkan beberapa hal yang diyakini menjadi syarat datangnya Mesiah menurut sebagian keyakinan tersebut.

Salah satunya adalah berkumpulnya bangsa Yahudi di Palestina. Menurut penjelasannya, saat ini jutaan orang Yahudi telah bermigrasi ke wilayah Israel dan Palestina.

Selain itu, disebutkan pula adanya upaya menghijaukan wilayah tersebut dengan berbagai tanaman.

Hal lain yang disebut adalah pembangunan kembali kuil yang mereka yakini sebagai Temple of Solomon atau Haikal Sulaiman.

Lokasi yang diyakini untuk pembangunan kuil itu berada di kawasan yang kini dikenal sebagai Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.

Isu ini menjadi sangat sensitif karena Al-Aqsa merupakan salah satu tempat suci umat Islam.

Sejarah Politik dan Kejatuhan Kekhalifahan

Dalam ceramahnya, Ustaz Abdul Somad juga menyinggung sejarah politik yang berkaitan dengan Palestina.

Ia menyebut bahwa pada masa Kekaisaran Ottoman, Palestina berada di bawah kekuasaan Sultan Turki.

Salah satu tokoh yang disebut dalam sejarah tersebut adalah Abdul Hamid II, Sultan Ottoman yang pernah menolak tawaran untuk menyerahkan Palestina kepada gerakan Zionis.

Namun setelah kekhalifahan runtuh pada awal abad ke-20, situasi politik berubah drastis dan Palestina kemudian menjadi wilayah yang diperebutkan.

Pesan Solidaritas untuk Palestina

Di akhir ceramahnya, Ustaz Abdul Somad mengajak umat Islam untuk tetap peduli terhadap kondisi Palestina.

Ia menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari nilai keimanan dalam Islam.

Menurutnya, dukungan tidak selalu harus berbentuk konflik atau kekerasan, tetapi juga bisa dilakukan melalui doa, pendidikan, penyebaran informasi, hingga bantuan kemanusiaan.

“Orang beriman bukan hanya salat, tetapi juga merasakan penderitaan saudaranya,” ujarnya.

Ceramah tersebut pun menjadi viral di berbagai platform digital karena membahas secara panjang mengenai latar belakang konflik Palestina dari sudut pandang sejarah dan keyakinan keagamaan.

Editor : Divka Vance Yandriana
#Israel #abdul somad #Palestin