Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Paus Leo XIV dan Rahib Mukhairiq: Waspada Bangkitnya 'Agama Humanisme'

Soenarwoto • Rabu, 15 April 2026 | 15:12 WIB
Potret Paus Leo XIV dan ilustrasi Rahib Yahudi.(internet)
Potret Paus Leo XIV dan ilustrasi Rahib Yahudi.(internet)

 MENJELANG "gencatan senjata" dan dilakukan perundingan yang gagal mencapai kata kesepakatan di Pakistan itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump terlebih dahulu mengancam akan menghancurkan peradaban Iran. Menjadikan Iran kembali ke zaman batu; primitif. Terisolir, terbelakang, dan "kismin" alias miskin.

Dengan atas nama "peradaban, kemanusian, dan menjaga perdamaian dunia", Paus Leo XIV selaku pemimpin tertinggi umat Katolik mengecam keras Trump.

Dinilainya niatan Trump itu liar, ngawur, dan biadab. Sangat bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan terhadap keyakinan agama apa pun di muka bumi ini.

Baca Juga: 7 HP Oppo Rp3-4 Jutaan Terbaik April 2026, Layar OLED 120Hz hingga Baterai 7000 mAh, Mana Paling Worth It?

Apalagi, di era "Gen-Z" sekarang dan mendatang, mereka mendambakan "agama kemanusian".

Humanisme. Anak-anak muda sekarang inginnya hidup damai dan menyenangkan. Jauh dari peperangan. Maka, agama apa pun yang jauh dari nilai humanisme atau kemanusiaan akan ditinggalkan.

Itu mungkin juga terhadap Islam. Jika pemeluknya tak bisa mewujudkan "akhlakul kharimah" dan "rahmatan lil alamin", sesuai yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, maka

Baca Juga: 7 HP Oppo 1 Jutaan Terbaik 2026, Murah tapi Ngebut! Ada Baterai 6500 mAh dan Kamera 50 MP

Islam pun akan tinggal "kenangan". Dijauhi orang atau "diemohi" umat. Maaf, jika pandangan saya ini berlebihan. Ini semata hanya untuk mewaspadai kian meruaknya "agama humanisme" kini. Sekali lagi; maaf.

Saya tak ngaco. Indikasinya samar-samar kini sudah terlihat. Tengoklah dalam perang Iran melawan AS-Israel sekarang.

Bergelombang manusia di belahan dunia, umumnya umat Nasrani atau non-muslim, kini ramai-ramai membela Iran, negara Islam. Mereka mengecam dan mengutuk Trump.

 

Bahkan di dalam negerinya sendiri (AS), Trump di demo oleh berjuta rakyatnya. Tak sedikit pula komunitas Yahudi di Israel menentang penyerangan Iran.

Melihat realita ini jadi teringat sosok Mukhairiq Taklabah, seorang Rahib Yahudi yang hidup di zaman Nabi Muhammad SAW.

Dalam akhir hidupnya, ia bersama pasukan muslim Madinah ikut Perang Uhud. Perang menghadapi kaum kafir Qurais Makkah, yang ingin menghancurkabn peradaban kota Madinah di bawah pimpinan Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga: 7 HP Oppo 3 Jutaan Terbaik 2026, Spek Gahar Mulai AMOLED 120Hz hingga Kamera OIS, Ada yang Baterai 7000 mAh!

Dan, Rahib Mukhairiq Taklabah gugur dalam perang itu. Sebelum berangkat berperang dan gugur, Rahib membuat surat wasiat untuk keluarganya.

Isinya; menyerahkan seluruh harta kekayaannya kepada Nabi Muhammad SAW. Harta benda dari Rahib Mukhairiq itu lalu dikelola oleh Nabi Muhammad, untuk menyantuni anak yatim dan janda korban Perang Uhud.

Layak diketahui bahwa cikal bakal "Baitulmal" yang berkembang hingga saat ini adalah modal dari warisan harta kekayaan Rahib Mukhairiq.

Baca Juga: 7 HP Oppo Rp3 Jutaan Terbaik 2026, Spek Gahar dan Kamera 50 MP, Nomor 5 Baterainya 7000 mAh!

Maaf, umat muslim jangan "sensi" dahulu. Ini memang faktanya. Lalu, mengapa Rahib Mukhairiq Taklabah ikut berperang dan rela berkorban jiwa raga dan hartanya?

"Aku telah lama hidup di Kota Madinah, sebagai pemeluk agama minoritas dan keturunan Yahudi. Aku telah merasakan betapa hidup damai dan sejahtera di Kota Madinah, di bawah pimpinan Mohammad.

Aku ikut bersama Mohammad dan umat muslim melawan kafir Qurais Makkah, karena tak ingin peradaban yang damai dan sejahtera ini hancur dari kota Madinah," kata Rahib Mukhairiq saat ditanya keluarganya sebelum ikut Perang Uhud (HR. Muslim).

 

Peradaban penuh toleransi, guyub-rukun, tolong-menolong, damai, dan sejahtera memang dambaan setiap orang di muka bumi ini apa pun agama mereka. (**)

*) Soenarwoto adalah Wartawan Senior Tinggal di Tulungagung

Editor : Anggi Septian A.P.
#Paus Leo XIV #Humanisme Agama #Rahib Mukhairiq #Opini Soenarwoto #donald trump