Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Feda Ega Pratama Moto3 2026: Hiroshi Aoyama Beberkan 4 Keunggulan Aneh yang Bikin Rookie Indonesia Ini Jadi Anomali Dunia Balap

Maylanni Diana Fitri • Minggu, 24 Mei 2026 | 15:32 WIB
Feda Ega Pratama Moto3 2026 dipuji Hiroshi Aoyama usai comeback Jerez, jadi rookie terbaik dengan 37 poin dan 4 keunggulan spesial.(pinterest)
Feda Ega Pratama Moto3 2026 dipuji Hiroshi Aoyama usai comeback Jerez, jadi rookie terbaik dengan 37 poin dan 4 keunggulan spesial.(pinterest)

Radar Tulungagung Feda Ega Pratama Moto3 2026 kembali jadi sorotan setelah manajer Honda Team Asia sekaligus juara dunia GP250 2009, Hiroshi Aoyama, secara terbuka memuji performa sang rookie usai GP Spanyol di Sirkuit Jerez. Dari start posisi ke-17, Feda berhasil finis ke-6 dan kini memimpin klasemen rookie dengan 37 poin.

Pujian langka dari Aoyama ini langsung menjadi perhatian paddock Moto3 karena menandai peningkatan signifikan performa Feda di musim debutnya 2026. Ia menilai pembalap asal Gunung Kidul tersebut memiliki manajemen balapan, kecepatan, dan mentalitas yang tidak umum dimiliki rookie. Dalam empat seri awal, Feda bahkan konsisten bersaing di 10 besar klasemen dunia.

Lebih mengejutkan lagi, Feda disebut mampu menjadi tulang punggung Honda Team Asia yang sejauh ini hanya mengandalkan kontribusi poin darinya. Di tengah dominasi tim KTM dan CF Moto, performa Feda dianggap sebagai “anomali” yang mengubah peta persaingan Moto3 musim ini.

Comeback Gila di Jerez: Dari P17 ke P6 dan Curi Perhatian Dunia

Penampilan Feda Ega Pratama di Moto3 Spanish GP 2026 di Jerez menjadi titik balik besar. Ia memulai balapan dari posisi 17 akibat insiden kualifikasi, namun berhasil menyalip 11 pembalap dan finis di posisi 6. Catatan ini membuatnya menjadi salah satu rookie paling disorot musim ini.

Baca Juga: Ramalan Shio Tikus 2026: Menguak Misteri Benturan Unsur Air dan Kuda Api yang Memicu Lonjakan Karir Radikal, Rezeki Nomplok, hingga Rahasia Aktivasi Fengshui Penguras Cuan!

Data balapan menunjukkan Feda melakukan sekitar 12–15 overtaking bersih sepanjang race, termasuk late braking di sektor teknis Jerez yang dikenal sulit. Sementara itu, rekan setimnya masih kesulitan menembus zona poin, mempertegas perbedaan performa di dalam tim yang sama.

Menurut Aoyama, hasil ini bukan kebetulan. “Feda menunjukkan manajemen balapan yang kuat dan kecepatan yang baik,” ujarnya dalam evaluasi pasca race. Ia menilai kemampuan Feda membaca ritme lomba menjadi kunci utama comeback spektakuler tersebut.

Empat Kelebihan Feda: Rookie dengan Skill di Atas Rata-rata

Dalam analisis teknis Honda Team Asia, Feda Ega Pratama disebut memiliki empat keunggulan utama yang membuatnya berbeda dari rookie lain.

Pertama, manajemen balapan matang, di mana Feda mampu mengatur ban, ritme, dan posisi secara presisi. Kedua, kecepatan konsisten, terbukti dari kemampuannya menjaga pace tinggi meski start dari belakang. Ketiga, race craft dan overtaking instinct, dengan kemampuan membaca slipstream dan melakukan manuver bersih. Keempat, mental comeback kuat, terlihat dari kebangkitannya setelah crash di Austin hingga finis P6 di Jerez.

Baca Juga: Ramalan Shio Tikus 2026: Benarkah Benturan Energi Kuda Api Memicu Badai Karir yang Bergejolak, Risiko Kebangkrutan Finansial, hingga Kelelahan Jiwa yang Luar Biasa?

Statistik sementara memperkuat analisis ini: dari empat seri awal Moto3 2026 (Thailand, Brasil, Jerez, dan Austin), Feda mengoleksi 37 poin dan menempati peringkat 6 dunia serta memimpin klasemen rookie. Kontras mencolok terlihat dari rekan setimnya yang masih nol poin.

Honda Tertinggal dari KTM, Tapi Feda Jadi Harapan Utama

Secara konstruktor, Honda Team Asia masih tertinggal dari dominasi KTM dan CF Moto yang memimpin klasemen dengan 135 poin. Tim berbasis mesin KTM disebut unggul dalam power, akselerasi, dan stabilitas pack racing, membuat mereka mendominasi hampir semua podium awal musim.

Namun di tengah ketimpangan performa motor, Feda justru menjadi penyelamat Honda. Hampir seluruh poin tim berasal dari dirinya, menjadikannya aset paling penting dalam proyek jangka panjang pabrikan Jepang tersebut. Situasi ini membuat nama Feda semakin diperhitungkan di paddock Eropa.

Dengan performa yang terus meningkat, banyak pengamat mulai memproyeksikan Feda sebagai calon kuat menuju MotoGP dalam 4–5 tahun ke depan. Target realistis musim ini adalah rookie of the year, finis top 5–8 klasemen akhir, sebelum naik ke Moto2 pada 2028.

Penutup: Rookie yang Mulai Mengubah Peta Moto3

Performa Feda Ega Pratama di Moto3 2026 menunjukkan bahwa ia bukan sekadar debutan biasa. Konsistensi, mental kuat, dan kemampuan adaptasi cepat membuatnya disebut sebagai “anomali” oleh internal Honda.

Dengan 37 poin, posisi 6 dunia, dan status rookie terbaik saat ini, Feda kini menjadi harapan baru Asia di panggung balap dunia. Seperti disampaikan Aoyama, “Dia punya sesuatu yang sulit diajarkan: insting juara.”

Jika tren ini berlanjut, Feda bukan hanya akan menjadi andalan Honda Team Asia, tetapi juga kandidat kuat bintang MotoGP masa depan.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Hiroshi Aoyama Honda Team Asia #Feda Ega Pratama Moto3 2026 #hasil Moto3 Jerez 2026 #klasemen rookie Moto3 2026 #Moto3 Indonesia terbaru