Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Feda Ega Pratama Crash Moto3 Heres 2026: Drama Kualifikasi Berujung Petaka, Start P17 Jadi Awal Comeback Epik di Sirkuit Heres

Maylanni Diana Fitri • Minggu, 24 Mei 2026 | 15:56 WIB
Feda Ega Pratama crash Moto3 Heres 2026 di kualifikasi, start P17, lalu comeback ke posisi 6 dalam balapan dramatis.(pinterest)
Feda Ega Pratama crash Moto3 Heres 2026 di kualifikasi, start P17, lalu comeback ke posisi 6 dalam balapan dramatis.(pinterest)

Radar Tulungagung – Feda Ega Pratama crash Moto3 Heres 2026 menjadi sorotan utama setelah insiden mengejutkan terjadi pada sesi kualifikasi dua di Sirkuit Heres. Pembalap muda Indonesia itu mengalami kecelakaan di lap terakhir akibat masalah teknis motor Honda NSF 250RW, membuatnya harus start dari posisi 17 sebelum akhirnya bangkit dalam balapan utama yang dramatis.

Insiden Feda Ega Pratama crash Moto3 Heres 2026 tidak hanya mengubah jalannya kualifikasi, tetapi juga memicu tekanan besar di garasi Honda Tim Asia. Manajer tim Hiroshi Aoyama bahkan disebut sangat terpukul atas kesalahan teknis yang terjadi di menit-menit krusial sesi kualifikasi.

Situasi tersebut menjadi titik balik penting yang kemudian menentukan strategi balapan utama, di mana Feda harus berjuang dari barisan belakang untuk membuktikan kualitasnya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di kelas Moto3 musim 2026.


Kronologi Feda Ega Pratama Crash Moto3 Heres 2026 di Kualifikasi Krusial

Insiden Feda Ega Pratama crash Moto3 Heres 2026 bermula dari gangguan teknis pada motor Honda NSF 250RW saat sesi kualifikasi dua masih berlangsung. Tim mekanik disebut terlambat menyelesaikan perbaikan, sehingga Feda kehilangan waktu pemanasan ban dan ritme penting sebelum turun ke lintasan.

Baca Juga: Ramalan Shio Tikus 2026: Benarkah Benturan Energi Kuda Api Memicu Tekanan Karir Radikal, Risiko Spekulasi Finansial, hingga Rahasia Sukses Lewat Langkah Tepat?

Menurut laporan internal paddock, Feda sempat tertahan di pit hingga menit-menit akhir kualifikasi. “Setiap detik sangat berharga untuk menemukan suhu ban ideal, tetapi kami kehilangan momentum,” ungkap salah satu kru teknis Honda Tim Asia.

Saat akhirnya turun ke lintasan, Feda dipaksa memacu motor dalam kondisi belum optimal. Hasilnya, di lap terakhir, ban depan kehilangan grip di sektor cepat Sirkuit Heres dan membuatnya terjatuh ke gravel. Crash tersebut memastikan ia gagal memperbaiki catatan waktu dan harus memulai balapan dari posisi ke-17.


Penyebab Crash: Gangguan Teknis dan Tekanan Mental di Garasi Honda

Peristiwa Feda Ega Pratama crash Moto3 Heres 2026 juga dipicu oleh kombinasi masalah teknis dan tekanan mental yang tidak ideal. Motor yang seharusnya siap digunakan justru mengalami kendala mendadak di fase krusial kualifikasi dua.

Baca Juga: Nyaris Merembet ke Rumah Warga, Kebakaran Rumpun Bambu di Ngunut Tulungagung Dipicu Kelalaian saat Bakar Sampah

Manajer tim Honda, Hiroshi Aoyama, mengakui adanya kesalahan prosedur yang berdampak besar pada hasil kualifikasi. “Saya bertanggung jawab penuh. Ini kesalahan tim yang tidak boleh terjadi di level kejuaraan dunia,” ujarnya dalam evaluasi internal tim.

Kondisi tersebut membuat Feda harus menghadapi lintasan tanpa pemanasan optimal, sesuatu yang sangat berisiko di Moto3. Tekanan untuk mengejar waktu dalam kondisi ban dingin membuat motor sulit dikendalikan, hingga akhirnya kecelakaan tidak dapat dihindari.

Data tim menunjukkan bahwa kehilangan satu lap pemanasan saja dapat mengurangi performa hingga beberapa detik per sektor, yang sangat krusial dalam kualifikasi ketat seperti di Heres.


Dari Start P17 ke Posisi 6: Comeback Dramatis Feda di Balapan Utama

Meski insiden Feda Ega Pratama crash Moto3 Heres 2026 sempat menjadi pukulan berat, balapan utama justru memperlihatkan kebangkitan luar biasa. Memulai dari posisi 17, Feda tampil agresif namun terukur sejak awal lomba.

Dalam catatan balapan, ia berhasil menyalip sedikitnya 11 pembalap dengan manuver bersih dan presisi tinggi. Kemampuan adaptasi terhadap kondisi motor yang tidak ideal menjadi kunci kebangkitannya di Sirkuit Heres.

“Dia mengubah frustrasi menjadi energi positif,” ujar salah satu analis balap internasional yang menyebut performa Feda sebagai salah satu comeback terbaik musim ini. Pada akhirnya, Feda berhasil finis di posisi ke-6, hasil yang sangat signifikan mengingat posisi start yang jauh di belakang.


Penutup: Insiden Crash Jadi Titik Balik Mental Juara Feda

Peristiwa Feda Ega Pratama crash Moto3 Heres 2026 tidak hanya menjadi catatan pahit di kualifikasi, tetapi juga titik balik yang memperlihatkan ketangguhan mental pembalap muda Indonesia tersebut. Dari masalah teknis hingga tekanan besar di paddock, Feda mampu bangkit dan membuktikan kualitasnya di lintasan.

Hasil finis posisi enam menjadi bukti bahwa potensi Feda di Moto3 musim 2026 masih sangat besar. Honda Tim Asia diperkirakan akan melakukan evaluasi besar-besaran untuk mencegah insiden serupa terulang di seri berikutnya.

Dengan performa comeback yang impresif, Feda kini semakin diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat di barisan depan Moto3, sekaligus harapan baru balap motor Indonesia di level dunia.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Feda Ega Pratama Moto3 #Honda Tim Asia Moto3 #crash Heres 2026 #Moto3 kualifikasi Heres #hasil Moto3 2026