Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Feda Ega Pratama Disorot MotoGP Usai Drama Moto3 Catalunya 2026, Penalti Casey O’Gorman Picu Dugaan Permainan Kotor

Maylanni Diana Fitri • Selasa, 26 Mei 2026 | 15:52 WIB
Feda Ega Pratama disorot MotoGP usai drama Moto3 Catalunya 2026 dan penalti Casey O’Gorman picu dugaan permainan kotor.(pinterest)
Feda Ega Pratama disorot MotoGP usai drama Moto3 Catalunya 2026 dan penalti Casey O’Gorman picu dugaan permainan kotor.(pinterest)

Radar Tulungagung – Feda Ega Pratama kembali menjadi sorotan dunia balap setelah drama Moto3 Catalunya 2026 memicu kontroversi besar di sesi kualifikasi. Pembalap muda Indonesia itu awalnya dipastikan start dari posisi ke-21, namun naik ke posisi 20 setelah FIM menjatuhkan penalti kepada Casey O’Gorman akibat pelanggaran saat sesi kualifikasi berlangsung.

Keputusan FIM langsung memancing reaksi luas di kalangan penggemar Moto3. Banyak fans Indonesia menduga ada permainan agresif dan situasi lintasan tidak sportif yang membuat Feda kesulitan mencatatkan waktu terbaiknya di Catalunya. Nama Feda Ega Pratama pun semakin ramai dibicarakan karena dianggap menjadi korban kekacauan khas Moto3 yang dikenal brutal dan penuh perebutan slipstream.

Di sisi lain, performa impresif Feda sepanjang Moto3 2026 justru mendapat sorotan langsung dari akun resmi MotoGP. Rider Honda Team Asia itu dinilai tampil konsisten di musim debutnya dan mulai dianggap sebagai ancaman serius di kelas Moto3.

Drama Penalti Casey O’Gorman Bikin Posisi Feda Naik

Drama Moto3 Catalunya 2026 bermula ketika FIM melakukan investigasi terhadap insiden di sesi kualifikasi. Hasil investigasi menyatakan pembalap Irlandia, Casey O’Gorman, melanggar aturan sehingga dijatuhi penalti turun 12 posisi grid.

Baca Juga: BLT Kesra Rp900 Ribu Cair Lagi Mei 2026 ? Begini Syarat Penerima, Cara Daftar hingga Cek Status Lewat HP

Akibat hukuman tersebut, posisi start Feda Ega Pratama otomatis naik dari urutan 21 menjadi 20. Meski hanya naik satu tingkat, keputusan ini memicu spekulasi besar di media sosial.

Sepanjang sesi kualifikasi, Feda memang terlihat kesulitan mendapatkan lap bersih. Ia beberapa kali kehilangan momentum akibat traffic padat dan perebutan towing antar pembalap. Kondisi lintasan Catalunya yang kacau disebut membuat banyak rider gagal memaksimalkan performa.

Moto3 sendiri dikenal sebagai kelas paling sulit diprediksi di ajang Grand Prix. Selisih waktu antar pembalap sangat tipis dan slipstream menjadi faktor penting dalam perebutan posisi.

“Banyak pembalap sengaja mencari slipstream lawan demi keuntungan waktu. Situasi seperti ini sering membuat sesi kualifikasi menjadi sangat liar,” demikian narasi yang ramai dibahas penggemar Moto3 usai penalti Casey O’Gorman diumumkan.

Cuaca Dingin Catalunya Jadi Musuh Besar Feda

Selain drama kualifikasi, kondisi cuaca dingin Catalunya juga disebut menjadi faktor utama menurunnya performa Feda Ega Pratama sepanjang akhir pekan balapan.

Baca Juga: Pertalite Diduga Bikin Motor Mogok di Kediri dan Bangkalan, Pertamina Langsung Sidak SPBU Usai Keluhan Warga Viral

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menjelaskan temperatur lintasan yang rendah membuat grip ban depan sulit diprediksi. Dampaknya, pembalap kehilangan rasa percaya diri saat masuk tikungan cepat.

Masalah ini sangat memengaruhi gaya balap Feda yang selama musim 2026 dikenal agresif saat cornering dan duel jarak dekat. Di Catalunya, Feda terlihat jauh lebih hati-hati dibanding seri-seri sebelumnya.

Padahal, sepanjang musim ini Feda beberapa kali menunjukkan kemampuan luar biasa saat melakukan late braking dan overtake agresif. Kombinasi grip rendah, cuaca dingin, dan traffic lintasan membuat performanya menurun cukup drastis.

Meski begitu, banyak penggemar tetap optimistis. Moto3 dikenal sering menghadirkan comeback besar karena balapan berlangsung dalam rombongan padat hingga lap terakhir.

Feda sendiri pernah membuktikan kemampuan bangkit saat Moto3 Spanyol 2026. Saat itu ia sukses merangsek dari posisi belakang hingga finis di papan depan.

Akun Resmi MotoGP Mulai Soroti Konsistensi Feda

Di tengah drama Catalunya, nama Feda Ega Pratama justru semakin mendapat perhatian internasional. Akun resmi MotoGP ikut menyoroti konsistensi pembalap asal Gunung Kidul tersebut setelah tampil impresif di beberapa seri awal Moto3 2026.

Salah satu penampilan terbaiknya terjadi di Moto3 Prancis 2026 di Sirkuit Bugatti Le Mans. Dalam balapan penuh drama dan lintasan basah, Feda mampu bangkit dari luar 10 besar hingga finis posisi keempat.

Penampilan itu membuat banyak rival mulai waspada. Sebab, Feda tidak hanya cepat, tetapi juga tampil sangat stabil di musim debut penuh Moto3.

Dalam lima seri awal Moto3 2026, Feda disebut sudah mengoleksi sekitar 50 poin. Catatan tersebut bahkan mulai dibandingkan dengan awal karier beberapa legenda MotoGP seperti Marc Marquez dan Valentino Rossi saat pertama kali tampil di Grand Prix.

Keberhasilan itu membuat Feda kini masuk jajaran kandidat kuat rookie of the year Moto3 2026. Ia juga menjadi satu-satunya pembalap Asia Tenggara yang mampu bersaing di papan atas klasemen sementara.

Kini perhatian penggemar Indonesia tertuju pada balapan utama Moto3 Catalunya 2026. Banyak yang penasaran apakah Feda Ega Pratama mampu membalas semua drama tersebut dengan comeback besar dan kembali mencetak sejarah untuk Indonesia di ajang Grand Prix dunia.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Moto3 Catalunya 2026 #Honda Team Asia #Feda Ega Pratama #rookie Moto3 2026 #Casey O Gorman penalti