Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Harga Emas Hari Ini Diprediksi Naik Lagi, Antam Bisa Tembus Rekor Baru usai Minyak Dunia Anjlok

Dinar Ananda Putri • Selasa, 26 Mei 2026 | 22:15 WIB
Harga emas hari ini diprediksi naik lagi. Antam berpotensi bertambah Rp5 ribu-Rp8 ribu usai harga minyak dunia anjlok.
Harga emas hari ini diprediksi naik lagi. Antam berpotensi bertambah Rp5 ribu-Rp8 ribu usai harga minyak dunia anjlok.

 

RADAR TULUNGAGUNG - Harga emas hari ini kembali menjadi perhatian investor setelah pergerakan emas global menunjukkan sinyal penguatan pada perdagangan Selasa, 26 Mei 2026. Setelah sehari sebelumnya harga emas Antam melonjak Rp30 ribu per gram, pelaku pasar kini menanti apakah tren kenaikan masih berlanjut atau justru mulai melemah.

Pergerakan harga emas hari ini dipengaruhi kombinasi beberapa faktor global, terutama melemahnya harga minyak dunia dan bertahannya harga emas internasional di level tinggi. Dalam tayangan kanal YouTube pengamat emas Bang Ole, harga emas dunia tercatat masih bertahan di kisaran USD4.571 per troy ons pada pukul 06.00 WIB.

Kondisi tersebut memunculkan prediksi bahwa harga emas Antam berpotensi kembali naik tipis sekitar Rp5 ribu hingga Rp8 ribu per gram pada perdagangan pagi ini. “Momentum emas masih cukup kuat untuk bertahan di tren hijau meski kenaikannya tidak sebesar kemarin,” ujar Bang Ole dalam videonya.

Baca Juga: BLT Kesra 2026 Berpotensi Cair Besar-Besaran, Kemensos Buka Peluang Penebalan Bansos karena Krisis Global

Harga Emas Global Bertahan, Minyak Dunia Justru Anjlok

Perdagangan emas global awal pekan dinilai masih relatif stabil. Grafik pergerakan emas internasional bergerak sideways atau mendatar setelah reli tajam yang terjadi sebelumnya. Namun, yang menjadi perhatian pasar justru penurunan harga minyak dunia yang terus melemah.

Dalam analisis yang disampaikan, harga minyak mentah dunia kini turun hingga menyentuh level USD90 per barel. Penurunan tersebut dianggap menjadi sentimen positif bagi logam mulia karena dapat membantu menekan inflasi energi global.

Bang Ole menyebut kondisi itu bisa menjadi “booster alami” bagi harga emas. Secara teknikal, emas global disebut mengalami kenaikan tipis sekitar 11 poin dibanding posisi perdagangan sebelumnya.

“Kalau dirupiahkan ke harga retail lokal nasional, kemungkinan besar Antam bergerak naik tipis di area Rp5 ribu sampai Rp8 ribu,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa prediksi tersebut masih sangat dini karena harga resmi Antam biasanya baru diumumkan sekitar pukul 08.00 WIB. Dalam rentang waktu dua jam sebelum pembukaan resmi, harga emas masih sangat mungkin berubah mengikuti dinamika pasar internasional dan pergerakan dolar AS.

Kenaikan harga emas sebelumnya juga cukup signifikan. Pada Senin, 25 Mei 2026, harga emas Antam resmi naik Rp30 ribu menjadi Rp2.803.000 per gram. Kenaikan itu disebut sebagai salah satu lonjakan terbesar dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga: BLT Kesra 2026 Rp900 Ribu Dikabarkan Cair Lagi, Ini Penjelasan Sistem Desil dan Cara Cek Nama Penerima

Investor Mulai Berburu Emas Gram Kecil

Kondisi pasar yang masih menunjukkan tren positif membuat investor ritel mulai kembali berburu emas, terutama pecahan gram kecil. Strategi cicil emas dinilai masih menjadi pilihan aman bagi masyarakat yang memiliki orientasi investasi jangka panjang.

Menurut Bang Ole, kenaikan tipis justru bisa menjadi momentum ideal untuk mulai membeli sebelum harga kembali menembus level psikologis berikutnya. Ia menilai investor tidak perlu menunggu harga emas melonjak terlalu tinggi baru melakukan pembelian.

“Kalau memang punya visi jangka panjang dan masih ada dana dingin, momentum naik tipis ini masih aman untuk mencicil emas gram kecil,” katanya.

Fenomena tersebut terlihat dari meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap pergerakan harga emas harian. Banyak investor memanfaatkan koreksi kecil untuk melakukan pembelian bertahap atau average up demi mengamankan aset safe haven mereka.

Selain faktor global, tingginya permintaan domestik juga menjadi salah satu penyebab harga emas lokal tetap bertahan di level tinggi. Dalam beberapa bulan terakhir, minat masyarakat terhadap investasi emas meningkat seiring ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar rupiah.

Tak hanya emas Antam, produk logam mulia lain seperti UBS dan Galeri24 juga ikut mengalami kenaikan harga pada awal pekan ini.

Pengamat Minta Investor Tetap Waspada

Meski prospek harga emas masih cukup positif, investor tetap diminta berhati-hati terhadap volatilitas pasar yang bisa berubah cepat dalam hitungan jam. Pergerakan harga emas sangat sensitif terhadap sentimen global seperti suku bunga Amerika Serikat, inflasi, hingga geopolitik dunia.

Dalam video tersebut, Bang Ole juga mengingatkan bahwa estimasi kenaikan Rp5 ribu hingga Rp8 ribu masih bersifat prediksi awal. Jika harga emas global tiba-tiba terkoreksi atau dolar AS kembali menguat, harga emas domestik bisa ikut melemah.

Karena itu, investor disarankan tidak melakukan pembelian secara emosional. Strategi pembelian bertahap dan fokus pada tujuan investasi jangka panjang dianggap lebih aman dibanding mengejar momentum sesaat.

“Jangan tunggu harga terlanjur jebol level baru baru bergerak membeli. Tapi tetap harus disiplin melihat kondisi pasar,” ujarnya.

Hingga pagi ini, pelaku pasar masih menunggu pengumuman resmi harga emas Antam terbaru. Jika tren penguatan global bertahan, bukan tidak mungkin harga emas nasional kembali mencetak rekor baru dalam waktu dekat.

Baca Juga: BLT Kesra Rp900 Ribu Cair Lagi Mei 2026 ? Begini Syarat Penerima, Cara Daftar hingga Cek Status Lewat HP

Editor : Dinar Ananda Putri
#harga emas naik lagi #prediksi harga emas 2026 #investasi emas #harga emas hari ini