Radar Tulungagung - Novak Djokovic vs Lorenzo Musetti menjadi salah satu laga paling menarik di perempat final Australian Open 2026. Meski unggul telak dalam rekor pertemuan, Djokovic diprediksi tidak akan menjalani pertandingan mudah setelah Musetti menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen, termasuk saat menyingkirkan Taylor Fritz di babak sebelumnya.
Pertandingan ini mempertemukan dua pemain yang datang dengan modal berbeda. Djokovic melaju relatif mulus menuju delapan besar, sementara Musetti harus melewati sejumlah pertandingan berat sebelum memastikan tempat di perempat final.
Lorenzo Musetti Tampil Meyakinkan Sepanjang Australian Open 2026
Lorenzo Musetti yang berstatus unggulan kelima membuka turnamen dengan menghadapi Colignon. Petenis Italia itu unggul 4-6, 7-6, 7-5, 3-2 sebelum lawannya memutuskan mundur karena cedera.
Baca Juga: Angkat Kembali Potensi Seni Jemblung di Tulungagung, Forsabda dan PPAL Gelar Sarasehan Budaya
Di putaran kedua, Musetti tampil dominan saat mengalahkan Lorenzo Sonego dalam tiga set langsung dengan skor 6-3, 6-3, dan 6-4.
Tantangan terbesar datang pada putaran ketiga ketika berhadapan dengan Tomas Machac. Dalam cuaca panas ekstrem, Musetti harus bermain selama lima set sebelum menang 5-7, 6-4, 6-2, 5-7, dan 6-2.
Performa apiknya berlanjut di babak keempat. Menghadapi unggulan kesembilan Taylor Fritz, Musetti tampil sangat solid dan menang straight set 6-2, 7-5, dan 6-4.
Kemenangan atas Fritz menjadi sinyal bahwa Musetti sedang berada dalam performa terbaiknya menjelang duel melawan Djokovic.
Novak Djokovic Melaju Mulus ke Delapan Besar
Berbeda dengan Musetti, perjalanan Novak Djokovic menuju perempat final berlangsung lebih ringan.
Unggulan keempat itu mengawali turnamen dengan kemenangan meyakinkan atas Pedro Martinez melalui skor 6-3, 6-2, dan 6-2.
Pada putaran kedua, Djokovic kembali menang mudah saat menghadapi petenis kualifikasi Maestrelli dengan skor identik 6-3, 6-2, dan 6-2.
Di putaran ketiga, Djokovic menundukkan Van de Zandschulp dalam tiga set 6-3, 6-4, dan 7-6.
Keuntungan besar didapatkan pada babak keempat ketika lawannya, Jakub Mensik, memutuskan mundur sebelum pertandingan berlangsung. Walkover tersebut membuat Djokovic mendapatkan waktu istirahat tambahan sebelum tampil di perempat final.
Faktor kebugaran ini bisa menjadi keuntungan penting mengingat Musetti harus menghabiskan lebih banyak waktu di lapangan sepanjang turnamen.
Head-to-Head dan Statistik Bikin Duel Semakin Menarik
Secara head-to-head, Djokovic mendominasi dengan sembilan kemenangan dari sepuluh pertemuan melawan Musetti.
Meski demikian, pertandingan terakhir mereka di final Athens tahun lalu menunjukkan bahwa jarak kualitas keduanya semakin menipis.
Data Tennis Insights mencatat Musetti bahkan unggul dalam beberapa aspek permainan pada laga tersebut. Nilai kualitas servis Musetti mencapai 8,3 dibandingkan 8,2 milik Djokovic.
Pada sektor backhand, Musetti juga lebih baik dengan skor 8,8 berbanding 7,8. Sementara kualitas forehand keduanya identik di angka 9,3.
Djokovic hanya unggul jelas dalam kualitas pengembalian servis dengan nilai 8,1 dibandingkan 7,2 milik Musetti.
Statistik tersebut menunjukkan bahwa Musetti sebenarnya mampu bersaing secara teknis dengan Djokovic. Namun pengalaman dan kemampuan tampil di momen-momen krusial masih menjadi keunggulan utama petenis Serbia tersebut.
Karena itu, banyak pengamat tetap menempatkan Djokovic sebagai favorit. Pengalaman meraih banyak gelar di Melbourne diyakini menjadi faktor pembeda saat pertandingan memasuki fase-fase penting.
Meski demikian, performa Musetti sepanjang Australian Open 2026 membuat laga ini diprediksi berlangsung ketat. Jika mampu mempertahankan level permainan seperti saat mengalahkan Fritz, petenis Italia itu berpeluang memberikan ujian berat bagi Djokovic.
Prediksi yang berkembang menjelang pertandingan mengarah pada kemenangan Djokovic dalam lima set. Namun melihat performa kedua pemain sejauh ini, perempat final Australian Open 2026 berpotensi menjadi salah satu pertandingan terbaik turnamen.
Editor : Maylanni Diana Fitri