Radar Tulungagung - Nama Feda Ega Pratama kembali menjadi sorotan jelang Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello. Pembalap muda Indonesia itu menunjukkan sinyal positif pada hari pertama rangkaian balapan meski belum tampil maksimal di sesi Free Practice 1 (FP1). Namun, performa dan perkembangan motor baru Honda Tim Asia membuat sejumlah rival mulai waspada.
Sejak tiba di Mugello, Feda Ega Pratama menjadi salah satu pembalap yang paling banyak diperbincangkan di paddock Moto3. Selain karena konsistensinya sepanjang musim 2026, rider asal Gunungkidul tersebut juga disebut memiliki peluang besar untuk kembali bersaing di grup depan pada akhir pekan ini.
Sorotan terhadap Feda Ega Pratama semakin besar setelah muncul laporan bahwa Honda Tim Asia membawa paket pengembangan baru untuk motor Honda NSF250RW. Hasil pengujian awal disebut cukup menjanjikan dan bahkan dikabarkan mampu menghasilkan catatan waktu yang lebih kompetitif dibanding beberapa pembalap dari tim Aspar yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama Moto3.
FP1 Berjalan Sulit, Feda Tetap Tunjukkan Potensi
Sesi FP1 Moto3 Italia berlangsung dalam kondisi lintasan yang tidak ideal. Cuaca yang berubah-ubah membuat grip aspal Mugello sulit diprediksi sehingga banyak pembalap kesulitan menemukan ritme terbaik.
Dalam kondisi tersebut, Feda terlihat masih beradaptasi dengan setelan motor barunya. Meski belum mampu menembus posisi terdepan, pembalap Honda Tim Asia itu tetap menunjukkan beberapa momen menjanjikan.
Feda beberapa kali mengikuti racing line pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang tampil cukup cepat sejak awal sesi. Strategi tersebut dilakukan untuk mempelajari karakter lintasan sekaligus mencari titik pengereman yang paling efektif.
Menariknya, ketika kondisi trek mulai membaik, Feda sempat mencatat sektor-sektor tercepat dan bahkan beberapa kali menghasilkan fastest lap sementara. Hal itu menjadi indikasi bahwa kecepatannya tetap kompetitif untuk bersaing di kelompok depan.
Mugello Menyimpan Kenangan Manis
Optimisme Honda Tim Asia terhadap Feda bukan tanpa alasan. Mugello merupakan salah satu sirkuit yang memiliki sejarah spesial dalam perjalanan karier pembalap berusia 17 tahun tersebut.
Pada musim lalu saat masih berlaga di Red Bull Rookies Cup, Feda tampil dominan di Mugello dengan meraih kemenangan pada dua balapan sekaligus. Prestasi tersebut membuat Mugello dianggap sebagai salah satu trek favoritnya.
Karakter sirkuit yang memiliki kombinasi tikungan cepat dan lintasan lurus panjang dinilai sangat sesuai dengan gaya balap agresif yang selama ini menjadi ciri khas Feda. Kemampuan late braking yang dimilikinya juga diyakini bisa menjadi senjata utama saat menghadapi persaingan ketat di Italia.
Motor Baru Honda Jadi Perhatian Paddock
Salah satu topik terbesar menjelang Moto3 Italia 2026 adalah pengembangan motor yang dibawa Honda Tim Asia. Beberapa laporan menyebut paket baru tersebut dirancang khusus untuk trek berkarakter cepat seperti Mugello.
Hasil awal yang diperoleh tim disebut cukup positif. Bahkan muncul kabar bahwa catatan pace Feda saat pengujian mampu menandingi bahkan melampaui beberapa pembalap Aspar.
Situasi itu langsung menarik perhatian paddock Moto3. Aspar selama ini dikenal sebagai salah satu tim dengan paket motor paling kompetitif di kelas ringan. Karena itu, perkembangan Honda bersama Feda menjadi sinyal bahwa persaingan musim ini semakin terbuka.
Rutin Raih Poin dan Jadi Rookie Paling Menjanjikan
Performa Feda sepanjang Moto3 2026 memang terus menunjukkan peningkatan. Sejak menjalani musim debut bersama Honda Tim Asia, ia berhasil mencatat beberapa hasil positif dan mulai rutin bersaing di zona poin.
Konsistensi tersebut membuat namanya mulai diperhitungkan oleh rival maupun media Eropa. Bahkan sejumlah pengamat menyebut Feda sebagai salah satu rookie paling solid musim ini.
Keunggulan utama Feda tidak hanya terletak pada kecepatan satu lap. Mentalitas bertarung, keberanian saat duel di grup besar, serta kemampuannya menjaga ritme balapan menjadi faktor yang membuat banyak lawan mulai memberikan perhatian khusus.
Kini seluruh perhatian fans Indonesia tertuju pada sesi kualifikasi dan balapan utama Moto3 Italia 2026. Jika mampu menemukan setting motor terbaik dan memaksimalkan potensi paket baru Honda, peluang Feda Ega Pratama untuk bertarung di grup podium terbuka lebar. Mugello pun berpotensi menjadi saksi lahirnya pencapaian besar berikutnya bagi talenta muda Indonesia di ajang Grand Prix dunia.
Editor : Maylanni Diana Fitri