Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Marc Marquez Ungkap Penyebab Rentetan Crash MotoGP 2026, Cedera Saraf dan Operasi Bahu Paksa Absen dari Perburuan Gelar

Maylanni Diana Fitri • Minggu, 31 Mei 2026 | 18:39 WIB
Marc Marquez ungkap penyebab crash beruntun MotoGP 2026. Cedera saraf dan operasi bahu membuat peluang juara semakin berat.(pinterest)
Marc Marquez ungkap penyebab crash beruntun MotoGP 2026. Cedera saraf dan operasi bahu membuat peluang juara semakin berat.(pinterest)

Radar Tulungagung – Marc Marquez akhirnya buka suara mengenai penyebab di balik rentetan kecelakaan yang dialaminya sepanjang MotoGP 2026. Juara dunia bertahan itu mengungkap bahwa masalah fisik yang selama ini disembunyikannya ternyata jauh lebih serius daripada yang diketahui publik.

Kabar tersebut muncul setelah Marc Marquez mengalami kecelakaan hebat saat sesi kualifikasi GP Prancis di Le Mans. Insiden itu menjadi salah satu kecelakaan terbesar yang dialami pembalap Ducati Lenovo Team musim ini dan memaksanya menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Akibat kecelakaan tersebut, Marquez mengalami patah tulang metatarsal kelima pada kaki kanannya. Meski cedera itu tidak tergolong parah, situasinya datang pada waktu yang sangat tidak tepat karena ia sebenarnya sudah menjadwalkan operasi bahu setelah GP Catalunya.

Dalam wawancara usai kecelakaan, Marquez mengaku telah merasakan ada sesuatu yang tidak beres sejak GP Spanyol. Meski masih mampu tampil cepat dan bahkan tetap berlatih motocross di rumah, ia merasa performanya di atas motor MotoGP tidak lagi konsisten.

"Di rumah saya merasa baik-baik saja, tetapi ketika mengendarai motor MotoGP, lengan kanan saya terasa hancur. Saya tahu ada sesuatu yang tidak normal," ungkap Marquez.

Pemeriksaan mendalam kemudian mengungkap sumber masalah yang selama ini mengganggunya. Menurut tim dokter, salah satu sekrup hasil operasi lama pasca kecelakaan di Indonesia mengalami kerusakan. Satu sekrup dilaporkan patah, sementara sekrup lainnya bengkok.

Kondisi tersebut menyebabkan salah satu komponen di bahunya menekan saraf radial ketika berada dalam posisi membalap. Akibatnya, fungsi lengan kanan Marquez tidak selalu merespons sesuai keinginannya saat mengendarai motor.

Cedera Saraf Jadi Penyebab Crash Beruntun

Marquez mengakui masalah saraf itu menjadi penyebab utama dirinya kehilangan konsistensi sepanjang musim 2026. Ia mengaku masih mampu mencatatkan waktu cepat dalam satu lap, tetapi kesulitan mempertahankan performa dalam kondisi balapan.

Baca Juga: Harga Asli Pertalite Disebut Lebih Mahal dari Pertamax, Benarkah? Penjelasan Pertamina Soal BBM Subsidi yang Bikin Heboh

Situasi itu menjelaskan mengapa sejumlah kecelakaan yang dialaminya musim ini terlihat tidak biasa. Sebelumnya Marquez juga mengalami crash besar di Austin, Jerez, hingga akhirnya terjatuh lagi di Le Mans.

Menurut pembalap asal Spanyol tersebut, ketika saraf terganggu, tubuh tidak selalu mengikuti perintah yang diberikan otak. Hal itulah yang membuat beberapa kesalahan muncul secara tiba-tiba tanpa peringatan.

"Saya masih tahu cara mengendarai motor ini dengan cepat, tetapi ketika saraf terganggu, lengan tidak selalu mengikuti apa yang ingin Anda lakukan," jelasnya.

Absen di Catalunya dan Fokus Pemulihan

Setelah diagnosis tersebut, Marquez memastikan dirinya akan menjalani operasi bahu untuk mengangkat sekrup yang bermasalah. Ia juga mengonfirmasi tidak akan tampil pada GP Catalunya demi fokus menjalani proses pemulihan.

Meski operasi bahu terdengar serius, Marquez mengatakan dokter memperkirakan masa pemulihannya tidak akan terlalu panjang. Namun ia memilih untuk tidak menetapkan target kapan akan kembali ke lintasan.

Baginya, yang terpenting saat ini adalah memastikan kondisi fisik benar-benar pulih sebelum kembali bersaing di MotoGP.

Peluang Juara Dunia Semakin Berat

Cedera dan absennya Marquez dalam beberapa seri membuat peluang mempertahankan gelar juara dunia semakin sulit. Namun pembalap bernomor 93 itu mengaku sudah menyadari sejak awal musim bahwa dirinya belum berada dalam kondisi ideal untuk bersaing memperebutkan gelar.

Ia mengatakan selama ini memilih diam dan berusaha menyelesaikan masalah fisiknya tanpa banyak mengeluh di depan media.

"Saya tidak suka mengeluh di depan mikrofon. Saya hanya mencoba bekerja keras dan meyakinkan diri sendiri. Tetapi ketika Anda memiliki masalah fisik, ada batas yang tidak bisa dilawan," ujarnya.

Kini fokus utama Marquez bukan lagi memikirkan klasemen, melainkan memulihkan kondisi tubuhnya sepenuhnya. Dengan operasi yang akan dijalani dan masa istirahat yang dibutuhkan, perjalanan mempertahankan gelar MotoGP 2026 dipastikan menjadi tantangan terbesar dalam kariernya.

Meski demikian, mentalitas pantang menyerah yang selama ini menjadi ciri khas Marquez membuat banyak pihak yakin sang juara dunia masih mampu bangkit dan kembali bersaing di papan atas ketika kondisinya sudah pulih sepenuhnya.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Ducati Lenovo Team #Marc Marquez MotoGP 2026 #Cedera Marc Marquez #GP Prancis Le Mans #MotoGP Catalunya 2026