JAKARTA – Gerhana Matahari Total Agustus 2026 akan melintasi Spanyol setelah bergerak dari kawasan dekat Kutub Utara hingga Greenland, Islandia, Semenanjung Iberia, dan Laut Mediterania. Indonesia tidak termasuk wilayah yang dapat menyaksikannya langsung.
Fenomena ini diperkirakan menarik perhatian global karena menjadi gerhana total pertama yang melintasi daratan utama Spanyol dalam lebih dari 100 tahun.
Indonesia Tidak Masuk Jalur Pengamatan
Gerhana ini tidak terlihat dari Indonesia karena jalur totalitas tidak melintasi wilayah nasional. Masyarakat tetap bisa menyaksikannya melalui siaran langsung dari lembaga antariksa seperti NASA.
Spanyol hingga Islandia Jadi Lokasi Terbaik
Gerhana dimulai dari dekat Kutub Utara, melewati Greenland, Islandia, dan Spanyol, lalu berakhir di Mediterania. Totalitas terlama terjadi di lepas pantai Islandia selama sekitar 2 menit 18 detik, sementara di Spanyol sekitar 1 menit.
Gerhana sebagian juga terlihat di Kanada, AS bagian utara, Eropa, Afrika Barat, hingga Siberia, dengan tingkat penutupan Matahari bervariasi—misalnya Dublin 94%, Oslo 83%, Montreal 18%, New York 9%, dan Norfolk 2%.
Baca Juga: Misteri Pantai Kedung Tumpang Tulungagung, Ada Kisah Gamelan hingga Sosok Mbok Segoro
Peringatan Untuk Keselamatan
Pengamat diimbau menggunakan kacamata khusus gerhana karena melihat Matahari langsung tetap berbahaya.
Selain gerhana juga akan menampilkan parade enam planet sebelum fajar dan puncak hujan meteor Perseid pada malam hari, menjadikannya salah satu hari astronomi paling istimewa di 2026.
(Source YouTube TvOneNews)
Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo