RADAR TULUNGAGUNG - Sebagai pecinta fotografi, memotret dari ketinggian (aerial photography) bisa memberikan perspektif yang unik.
Apalagi dengan lanskap indah seperti pegunungan, persawahan, dan pantai menjadi sebuah objek menari pada aerial photography.
Berikut tips untuk hasil maksimal aerial photography. Apalagi di Tulungagung cukup kaya objek untuk fotografi ini.
Baca Juga: Menangkap Momen Sekali Seumur Hidup, Ini Tips untuk Kamu yang Baru Terjun ke Wedding Photography
1. Gunakan Drone Berkualitas
Pilih drone dengan kamera resolusi tinggi (minimal 12MP) dan gimbal untuk stabilisasi.
DJI Mini 2/3, Air series, atau merek lain yang sebanding sangat cocok untuk pemula hingga menengah.
2. Cek Cuaca Sebelum Terbang
Pastikan cuaca cerah dan angin tidak terlalu kencang. Awan tipis bisa menambah dramatisasi, tapi hindari hujan atau kabut tebal.
Baca Juga: 4 Teknik Memotret Glow in The Dark Ini yang Wajib Dicoba Pecinta Fotografi
3. Golden Hour adalah Waktu Terbaik
Waktu terbaik memotret adalah saat matahari terbit atau terbenam. Cahaya lembut menambah kedalaman dan warna alami pada lanskap.
4. Komposisi Tetap Penting
Gunakan aturan sepertiga (rule of thirds) bahkan saat memotret dari atas. Perhatikan garis alam seperti sungai, jalan, atau garis pantai untuk menciptakan keseimbangan visual.
5. Eksplorasi Spot Lokal
Di Tulungagung, spot menarik dari udara bisa meliputi jalur lintas Selatan (JLS) , Pantai Popoh atau Pantai Gemah,
Gunung Budheg, Persawahan di sekitar Campurdarat atau Boyolangu Kota tua Tulungagung dari atas saat malam
Baca Juga: Jangan Tertipu, Berikut 5 Mitos Fotografi yang Ternyata Salah
6. Perhatikan Baterai dan Jarak Terbang
Selalu pantau persentase baterai dan jarak dari remote. Hindari drone out of range, apalagi di daerah pegunungan atau dekat laut.
7. Edit dengan Bijak
Gunakan aplikasi seperti Lightroom Mobile untuk memperkuat warna dan kontras tanpa menghilangkan kesan alami.
Editor : Dharaka R. Perdana