JAKARTA - Polemik Sengketa Warisan Sule vs Teddy Pardiana kembali memanas. Perselisihan lama yang sempat mereda kini mencuat lagi dengan tensi lebih tinggi, bahkan berujung ancaman laporan polisi dari pihak keluarga.
Konflik antara komedian Sule dan Teddy Pardiana tak lagi sekadar beda pendapat. Perseteruan sudah menyentuh isu serius: aset miliaran rupiah milik Rizky Febian, dugaan eksploitasi anak, hingga proses hukum di pengadilan agama.
Pihak Sule menegaskan sikap melindungi keluarga, sementara Teddy menyebut langkah hukumnya hanya untuk kepastian status ahli waris almarhumah Lina Jubaedah.
Baca Juga: Legenda Monster Nian, Asal Usul Perayaan Tahun Baru Imlek yang Penuh Warna Merah dan Petasan
Tuduhan Eksploitasi Anak
Dalam pernyataannya, Sule menuding Teddy memanfaatkan anak bungsu Lina, Bintang, sebagai alat untuk melunakkan hati keluarga demi memperoleh bagian warisan.
Menurutnya, membawa anak ke ranah konflik hukum bukan langkah tepat. Ia menilai persoalan keluarga seharusnya diselesaikan tanpa melibatkan anak.
Namun kuasa hukum Teddy membantah keras tudingan tersebut. Mereka menegaskan permohonan yang diajukan bukan gugatan pembagian harta, melainkan penetapan ahli waris.
“Tidak ada tuntutan warisan. Ini hanya legalitas status anak ke depan,” tegas pihak Teddy.
Misteri Uang Rp5 Miliar
Babak baru muncul saat Sule mempertanyakan dana sekitar Rp5 miliar milik Rizky Febian yang dahulu dititipkan kepada almarhumah Lina. Uang tersebut disebut berasal dari pekerjaan sang penyanyi sejak remaja.
Sule menduga dana itu kini tak jelas keberadaannya setelah berada di bawah pengawasan Teddy.
Pihak Teddy langsung membantah tuduhan penggelapan. Mereka bahkan menantang keluarga Sule menunjukkan bukti aliran dana jika benar uang tersebut ada di tangannya.
“Silakan buktikan secara hukum, jangan hanya di media,” ujar kuasa hukum Teddy.
Perang Pernyataan
Perdebatan semakin panas karena kedua pihak memiliki versi berbeda.
Sule mengaku memiliki saksi dan bukti terkait aset, termasuk dugaan pengambilan dokumen di bank tanpa izin. Ia juga menyinggung hilangnya beberapa aset lain yang akan dipertanyakan di proses hukum.
Sementara Teddy tetap bersikukuh tidak pernah menyentuh aset milik almarhumah istrinya. Ia menegaskan permohonan ahli waris tidak berkaitan dengan perebutan harta.
Sikap Sule pun terlihat dingin. Ia hanya menanggapi bantahan Teddy dengan singkat, seolah menunjukkan ketidakpercayaan pada klarifikasi tersebut.
Mediasi Gagal, Polisi Jadi Opsi
Teddy sempat mengusulkan penyelesaian damai lewat jalur keluarga demi menjaga hubungan baik. Namun usulan itu tidak mendapat kepastian dari pihak Sule.
Keluarga justru menilai persoalan harus dibuktikan secara hukum. Bahkan disebutkan Rizky Febian tengah menyiapkan laporan resmi ke kepolisian untuk meminta kejelasan aset.
Langkah ini menjadi titik krusial dalam Sengketa Warisan Sule vs Teddy Pardiana. Jika laporan benar diajukan, konflik akan memasuki babak pidana.
Pihak Teddy mengingatkan agar permohonan ahli waris tidak disalahartikan sebagai perebutan harta. Mereka menegaskan tidak menuntut sepeser pun warisan.
Jurang Konflik Makin Dalam
Kini kedua pihak berdiri pada posisi berseberangan. Sule menilai ada kerugian yang harus dijelaskan, sedangkan Teddy merasa hanya menjalankan hak hukum.
Perselisihan yang awalnya urusan keluarga berubah menjadi konflik publik dengan kemungkinan panjang di pengadilan.
Apakah kasus ini berakhir damai atau berlanjut ke meja hijau, publik masih menunggu perkembangan berikutnya.
Editor : Divka Vance Yandriana