Radar Tulungagung - Nama Feda Ega Pratama kini menjadi salah satu kebanggaan Indonesia di ajang Moto3 2026. Namun, di balik penampilannya di lintasan balap dunia, tersimpan kisah sederhana yang mungkin belum banyak diketahui para penggemar.
Pembalap Honda Team Asia asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu ternyata tumbuh di lingkungan yang jauh dari keramaian kota besar. Jalan-jalan desa yang tenang dan suasana pedesaan yang masih asri menjadi bagian dari kesehariannya sebelum dikenal publik internasional.
Meski banyak penggemar penasaran dengan rumah pribadi Feda Ega Pratama, privasi sang pembalap dan keluarganya tetap dijaga. Yang terlihat justru suasana sekitar tempat tinggalnya yang khas dengan pemandangan alam Gunungkidul dan jalanan yang relatif lengang.
Dari Jalanan Desa Menuju Panggung Dunia
Perjalanan menuju salah satu tempat latihan favorit Feda Ega Pratama hanya memakan waktu sekitar 10 menit dari kawasan tempat tinggalnya. Dengan berkendara santai, suasana pedesaan yang damai masih sangat terasa sepanjang perjalanan.
Sulit membayangkan bahwa dari lingkungan sederhana tersebut lahir seorang pembalap yang kini bersaing dengan rider-rider terbaik dunia di ajang Moto3.
Perjalanan Feda Ega Pratama menjadi bukti bahwa bakat dan kerja keras mampu mengantarkan seseorang dari daerah yang sederhana menuju level internasional.
Pelataran Pasar Sapi Menjadi Bagian Sejarah
Tak banyak yang menyangka bahwa salah satu tempat yang memiliki peran penting dalam perkembangan kemampuan Feda Ega Pratama adalah pelataran parkir pasar sapi.
Di lokasi yang jauh dari kesan mewah tersebut, pembalap muda Indonesia itu kerap melatih feeling motor, teknik menikung, hingga menjaga insting balapnya tetap tajam.
Meski tidak memiliki fasilitas seperti sirkuit-sirkuit di Eropa, tempat sederhana itu menjadi saksi perjuangan panjang Feda Ega Pratama sejak masih merintis karier di dunia balap.
Kerja Keras Lebih Penting dari Kemewahan
Kisah perjalanan Feda Ega Pratama memberikan pelajaran bahwa prestasi besar tidak selalu lahir dari fasilitas terbaik. Semangat berlatih, disiplin, dan kegigihan menjadi modal utama untuk mencapai impian.
Bagi banyak anak muda Indonesia, kisah pembalap asal Gunungkidul ini menjadi inspirasi bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi di tingkat dunia.
Terus Membawa Nama Indonesia
Saat ini Feda Ega Pratama terus berjuang bersama Honda Team Asia di Moto3 2026. Dukungan masyarakat Indonesia terus mengalir agar pembalap muda tersebut mampu meraih hasil terbaik di setiap seri.
Perjalanan dari jalanan desa dan tempat latihan sederhana menuju lintasan balap internasional menjadi bukti bahwa mimpi besar bisa lahir dari mana saja. Dengan kerja keras dan dedikasi, Feda Ega Pratama berhasil membuktikan bahwa anak bangsa mampu bersaing di panggung dunia.
Editor : M. Helmi Nurhisam