Radar Tulungagung - Kedekatan antara Sarwendah dan Giorgio Antonio masih menjadi perbincangan hangat publik. Sejak resmi berpisah dengan Ruben Onsu pada September 2024, ibu tiga anak itu kerap dijodohkan dengan pria yang akrab disapa Dio tersebut.
Hubungan Sarwendah dan Giorgio Antonio semakin ramai diperbincangkan sejak pertengahan 2025. Meski keduanya belum pernah secara terbuka mengonfirmasi status asmara mereka, berbagai spekulasi terus bermunculan di media sosial.
Di tengah ramainya pembahasan tersebut, ahli tarot Denny Darko turut memberikan pandangannya mengenai peluang hubungan keduanya. Menurut Denny, Sarwendah dan Giorgio sebenarnya memiliki ketertarikan, namun ada sejumlah faktor yang membuat keduanya belum melangkah lebih jauh.
Denny Darko Sebut Ada Peluang untuk Bersama
Dalam pembacaan kartunya, Denny Darko mengungkapkan bahwa Sarwendah dan Giorgio memiliki peluang untuk menjalin hubungan yang lebih serius.
Namun, ia menilai perhatian berlebihan dari publik dan komentar warganet justru menjadi salah satu faktor yang membuat keduanya berhati-hati. Menurutnya, setiap kebersamaan yang terlihat selalu memunculkan spekulasi hingga perbandingan dengan kehidupan masa lalu Sarwendah bersama Ruben Onsu.
Kondisi tersebut membuat mereka lebih nyaman menyebut hubungan yang terjalin hanya sebatas pertemanan.
Giorgio Antonio Disebut Tertarik dengan Sosok Keibuan Sarwendah
Denny Darko juga menilai daya tarik utama Sarwendah di mata Giorgio bukan semata soal penampilan fisik, melainkan karakter keibuan yang dimilikinya.
Sebagai seorang ibu yang membesarkan anak-anaknya, Sarwendah dinilai memiliki sisi perhatian dan kedewasaan yang menjadi nilai lebih bagi seorang pria.
Pernyataan itu sejalan dengan pengakuan Giorgio yang menyebut dirinya menyukai perempuan dewasa, memiliki komunikasi yang baik, serta mampu menjalankan peran dalam keluarga.
Sarwendah Masih Menyimpan Trauma Masa Lalu
Meski peluang hubungan terbuka lebar, Denny Darko melihat Sarwendah masih belum sepenuhnya siap membuka hati.
Perceraian dengan Ruben Onsu yang terjadi pada 2024 disebut meninggalkan pengalaman yang membuatnya lebih berhati-hati dalam menentukan pasangan hidup berikutnya.
Menurut Denny, Sarwendah tidak ingin kembali mengalami kegagalan dalam rumah tangga. Karena itu, ia lebih memilih mengenal seseorang secara perlahan dan tidak terburu-buru memulai hubungan baru.
Selain harus fokus membesarkan anak-anaknya, Sarwendah juga masih disibukkan dengan berbagai aktivitas bisnis yang dijalankan.
Sorotan Publik Dinilai Membuat Hubungan Tidak Nyaman
Denny Darko menilai tekanan dari media sosial dan berbagai komentar publik dapat memengaruhi kenyamanan seseorang dalam menjalin hubungan.
Setiap interaksi kecil antara Sarwendah dan Giorgio kerap menjadi bahan pembicaraan yang luas. Bahkan, berbagai doa dan dorongan agar keduanya segera menikah justru dinilai bisa membuat mereka merasa terbebani.
Karena itu, Denny menyarankan agar keduanya diberi ruang untuk menjalani hubungan secara alami tanpa tekanan dari luar.
Soal Pernikahan, Giorgio Antonio Tidak Ingin Terburu-buru
Di sisi lain, Giorgio Antonio mengaku memiliki keinginan untuk menikah di usia sebelum 40 tahun. Meski demikian, pria yang masih berusia 30-an itu tidak ingin memaksakan keadaan.
Ia menyerahkan urusan jodoh kepada Tuhan dan memilih menjalani kehidupannya secara santai sambil terus fokus pada pekerjaan dan aktivitas sehari-hari.
Editor : M. Helmi Nurhisam