JAKARTA – Rekomendasi kamera mirrorless terbaik 2026 semakin beragam dengan hadirnya pilihan dari Canon, Sony, Fujifilm, hingga Nikon. Berbagai kamera ini menawarkan fitur unggulan seperti perekaman video hingga 6.2K, autofokus berbasis AI, serta kemampuan fotografi yang mumpuni untuk pemula maupun kreator konten profesional.
Memilih kamera di 2026 tak hanya soal resolusi sensor, tetapi juga kemampuan video, sistem autofokus, stabilisasi gambar, dan kemudahan penggunaan. Delapan kamera berikut menjadi pilihan menarik di berbagai rentang harga.
Canon EOS R50 hingga Canon EOS RP Cocok untuk Berbagai Kebutuhan
Canon EOS R50 menjadi salah satu kamera APS-C yang direkomendasikan bagi pemula. Kamera ini dibekali sensor APS-C CMOS 24,2 MP dengan prosesor DIGIC X, layar vari-angle touchscreen, serta kemampuan merekam video 4K 30 fps.
Canon EOS R50 juga menggunakan Dual Pixel CMOS AF II dengan 651 titik autofokus, mendukung Vertical Movie Mode untuk konten media sosial, memiliki electronic viewfinder, dan mampu memotret hingga 15 fps menggunakan electronic shutter. Harga kamera ini mulai Rp10 jutaan.
Bagi yang ingin beralih ke sensor full frame, Canon EOS RP masih menjadi pilihan menarik. Kamera ini menggunakan sensor full frame CMOS 26,2 MP dengan prosesor DIGIC 8 serta mampu merekam video 4K dan Full HD.
Canon EOS RP telah dibekali Dual Pixel CMOS AF dengan 4.779 titik fokus, layar vari-angle touchscreen, dan cocok digunakan untuk fotografi potret, lanskap, maupun kebutuhan sehari-hari. Harga kamera ini mulai Rp16 jutaan.
Sony, Nikon, dan Fujifilm Tawarkan Fitur Video Modern
Sony A6400 masih menjadi salah satu kamera entry level yang banyak diminati pada 2026. Kamera ini menggunakan sensor APS-C CMOS 24,2 MP dengan prosesor BIONZ X, mendukung Real-time Autofocus, Real-time Tracking, perekaman video 4K internal, serta profil gambar S-Log3 dan HLG.
Layar Sony A6400 dapat ditilt dan telah dilengkapi port mikrofon eksternal. Harga kamera ini berada di kisaran Rp13 jutaan.
Sony ZV-E10 Mark II hadir sebagai pilihan bagi kreator konten video. Kamera ini menggunakan sensor APS-C Exmor R CMOS 26 MP dengan kemampuan merekam video 4K 60 fps dan Full HD hingga 120 fps.
Kamera tersebut memiliki 759 titik phase detection autofocus, fitur Product Showcase, Background Defocus, serta mikrofon internal tiga kapsul yang sudah dilengkapi windshield. Harga Sony ZV-E10 Mark II mulai Rp17 jutaan.
Sementara itu, Nikon Z50 II membawa sensor APS-C DX 20,9 MP yang dipadukan dengan prosesor EXPEED 7. Kamera ini mampu merekam video 4K 60 fps dan Full HD 120 fps.
Nikon Z50 II juga memiliki sembilan mode Subject Detection, fitur Pre-Release Capture, serta layar sentuh yang dapat dimiringkan. Berdasarkan informasi dalam video, kamera ini dibanderol mulai Rp17 jutaan.
Fujifilm X-M5, X-T30 Mark II, dan X-S20 Andalkan Teknologi Terbaru
Fujifilm X-M5 menjadi salah satu kamera terbaru di seri X yang menawarkan sensor APS-C X-Trans CMOS 4 beresolusi 26,1 MP dengan dukungan X-Processor 5.
Kamera ini mampu merekam video hingga 6.2K 30 fps, mendukung perekaman internal 10-bit, memiliki 425 titik autofokus, AI Subject Detection, serta konektivitas Wi-Fi dan Bluetooth. Harga Fujifilm X-M5 mulai Rp15 jutaan.
Pilihan berikutnya adalah Fujifilm X-T30 Mark II yang mengusung desain klasik khas Fujifilm. Kamera ini juga menggunakan sensor APS-C X-Trans CMOS 4 26,1 MP dan X-Processor 5.
Kemampuan videonya meliputi perekaman 6.2K 30 fps, 4K 60 fps, serta slow motion Full HD hingga 240 fps. Kamera ini juga memiliki viewfinder, flash internal, serta AI Subject Detection. Harga mulai Rp18 jutaan.
Bagi pengguna yang menginginkan fitur paling lengkap, Fujifilm X-S20 menjadi rekomendasi utama. Kamera ini dibekali sensor APS-C X-Trans BSI CMOS 4 26,1 MP dengan X-Processor 5 serta sistem 5-axis In-Body Image Stabilization (IBIS).
Fujifilm X-S20 mampu merekam video hingga 6.2K 30 fps dan 4K 60 fps, memiliki layar vari-angle touchscreen, serta menyediakan 19 pilihan Film Simulation. Kamera ini dipasarkan mulai Rp22 jutaan.
Baca Juga: Balita Empat Bulan Terkunci di Mobil, Damkar Sebut Kasus Serupa Berulang dan Bisa Berakibat Fatal
source: Youtube @GalaxyCamera
Editor : Ais Mufida Zamzam