TULUNGAGUNG- Anxiety adalah gangguan kesehatan pada mental yang menyebabkan rasa cemas dan takut berlebih. Namun jika rasa cemas berangsur lama dan semakin memburuk sehingga bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi tersebut bisa dikatakan sebagai anxiety disorder.
Penyebab anxiety disorder hingga kini belum ditemukan secara pasti, namun secara umum bisa dipengaruhi dari beberapa faktor seperti, genetik, fakstor biologis (senyawa kimia dalam otak), lingkungan, dan stres.
Gangguan kecemasan atau anxiety disorder bisa dibedakan menjadi beberapa jenis, di antaranya:
1. Generalized Anxiety Disorder (gangguan kecemasan umum)
Gangguan kecemasan umum atau Generalized Anxiety Disorder merupakan gangguan kecemasan menyeluruh yang ditandai dengan perasaan cemas atau khawatir yang tidak jelas.
2. Fobia
Jenis gangguan kecemasan yang membut penderitanya memiliki rasa takut berlebih dan lebih ke tidak rasional terhadap suatu benda, binatang, atau situasi tertentu.
3. Gangguan Kecemasan Sosial
Penderita yang mengalami gangguan sosial memiliki kecemasan atau ketakutan yang luar biasa terhadap lingkungan sosial atau situasi ketika berinteraksi dengan orang lain.
4. PTSD (post-traumatic stres disorder)
PTSD merupakan gangguan stres pascatrauma yang bisa muncul terhadap seseorang yang pernah mengalami kejadian traumatis atau berada di situasi yang mengancam nyawa.
Baca Juga: Tips untuk Menjaga Tubuh Selalu Sehat Selama Musim Kemarau
5. Gangguan Panik
Gangguan panik ini bisa muncul secara tiba-tiba dan biasanya juga muncul gejala lain seperti, jantung berdebar, keringat dingin, pusing, sesak napas, tubuh gemetar dan, terasa lemas.
6. OCD (obsessive compulsive disorder)
OCD merupakan gangguan kecemasan yang ditandai dengan adanya pikiran obsesif secara terus menerus dan perilaku berulang. Misalnya, sering mengulang mencuci tangan karena khawatir belum bersih dari kuman.
Ciri-ciri dari gejala anxiety
• Kesulitan untuk mengontrol kecemasan yang berlebihan tersebut.
• Insomnia atau sulit tidur bahkab berhari-hari yang dipicu oleh perasaan khawatir tanpa sebab.
• Mengalami tegang otot, seperti otot rahang yang mengeras, otot tangan, otot perut. Dimana kondisi ini disadari setelah beberapa hari.
• Sering merasa panik tanpa penyebab yang jelas.
Editor : Didin Cahya Firmansyah