Sejalan dengan tujuannya untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan penanganan gawat darurat, seminar ini menjadi wadah bagi para profesional kesehatan dan anggota IDI serta PPNI untuk bertukar pengalaman dan pengetahuan terkait situasi klinis yang memerlukan tindakan medis segera. Ajang ini juga diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara dokter dan perawat dalam situasi darurat di fasilitas pelayanan kesehatan.
Acara tersebut akan dilaksanakan di Aula Karang Kadempel RSUD Campurdarat dr Karneni pada 21 Desember mendatang. Acara ini dimulai pukul 07.30 WIB dan akan diisi dengan presentasi, diskusi, serta sesi tanya jawab yang melibatkan para peserta.
Materi yang akan disampaikan melibatkan topik seputar penanganan keadaan gawat darurat. Dengan fokus pada bagaimana mengatasi tantangan di fasilitas pelayanan kesehatan yang mungkin memiliki perbedaan dalam sumber daya manusia, sarana dan prasarana, obat dan bahan medis habis pakai, serta alat kesehatan.
Ketua panitia, dr Dina Nofitria Rahayu MMRS menjelaskan, keadaan gawat darurat adalah keadaan klinis yang membutuhkan tindakan medis segera untuk penyelamatan nyawa dan pencegahan kecacatan. "Seminar Kesehatan ‘Emergency in Daily Clinical Practice’ yang diselenggarakan RSUD Campurdarat dr Karneni ini menjadi platform penting bagi para profesional kesehatan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menangani keadaan gawat darurat. Serta membangun sinergi antara dokter dan perawat dalam situasi darurat di fasilitas pelayanan kesehatan," terang dr Dina.
Semua peserta akan mendapatkan fasilitas berupa materi dalam bentuk softfile, snack untuk menyegarkan, dan e-sertifikat SKP IDI & PPNI sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam seminar ini. Penting untuk dicatat bahwa kuota peserta terbatas, yakni 150 orang untuk anggota IDI dan 150 orang untuk anggota PPNI.
Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui tautan berikut; pendaftaran IDI https://bit.ly/pendaftaranIDI dan pendaftaran PPNI https://bit.ly/pendaftaranPPNI. “Semua biaya pendaftaran dan kehadiran dalam acara ini adalah gratis. Ini adalah kesempatan berharga bagi para profesional kesehatan di wilayah tersebut, untuk memperluas pengetahuan mereka dan meningkatkan kemampuan dalam menangani keadaan gawat darurat yang mendesak," lanjut Dina.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi narahubung yang tertera. Yaitu, dr Almira 081385363033, dr Annisa 082257763021, Sumsi Dwi 085234915146, atau Abdul Rozzaq 085735195523.
"Seminar ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membangun jaringan kerja yang kuat di antara dokter dan perawat. Menciptakan sinergi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat," pungkas Dina (zaq/c1/rka)
Editor : M. Choirurrozaq