NASIONAL - Dulu saat kita masih kecil sering dimarahi orang tua akibat terlalu banyak minum es. Terlalu banyak minum air es dianggap menjadi pemicu gejala flu dan batuk.
Anggapan itu muncul karena banyak orang tua yang percaya jika anak mereka mengalami flu dan batuk itu diakibatkan karena terlalu banyak minum air es.
Baca Juga: Jangan Konsumsi Miras Oplosan, BPOM Big Indonesia Tulungagung: Dampaknya Mengerikan
Sebenarnya apakah air es itu menjadi pemicu gejala flu dan batuk? Tentu saja hal tersebut kurang tepat ya.
Karena flu dan batuk dapat terjadi karena beberapa hal salah satunya serangan virus influenza yang menyebabkan terjadinya peradangan.
Lalu mengapa minum air es dapat menyebabkan flu dan batuk?
Dilansir dari halodoc.com, sebenarnya tidak ada keterkaitan antara air es dengan flu dan batuk.
Air es yang dapat memicu flu dan batuk itu disebabkan karena proses produksi yang tidak steril, sehingga virus dan bakteri bercampur di dalam air. Virus-virus inilah yang nantinya akan menyebabkan peradangan.
Apabila air es yang dikonsumsi benar-benar steril, maka dapat meminimalisasi terjadinya peradangan.
Baca Juga: Mitos atau Fakta! Sering Kramas Bikin Rambut Rontok?
Virus dan bakteri tidak akan bercampur dalam air sehingga aman untuk dikonsumsi.
Jika kamu ingin mengonsumsi minuman dingin alangkah baiknya untuk membuat sendiri.
Hindari membeli es di luar tanpa mengetahui apakah es tersebut higienis atau tidak.
Hal tersebut bertujuan untuk menghindari es terkontaminasi dengan bakteri dan virus.
Jadi gitu ya, terlalu banyak minum air es dapat menyebabkan flu dan batuk itu hanya mitos.
Flu dan batuk diakibatkan oleh peradangan yang terjadi karena serangan virus dan bakteri.
Virus dan bakteri bisa masuk ke tubuh melalui apapun termasuk makanan dan minuman.
Maka dari itu penting sekali untuk menjaga makanan dan minuman supaya tetap higienis dan aman untuk dikonsumsi.
Penulis: Muhamad Atok Ulaziz (Mahasiswa PKM IAIN Kediri)
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra