Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mudah Emosi Ciri-ciri Gejala Stroke? Begini Faktanya

Redaksi Radar Tulungagung • Kamis, 3 Oktober 2024 | 00:12 WIB

Ilustrasi Penyakit Stroke
Ilustrasi Penyakit Stroke

NASIONAL  - Halo sobat RATU, kalian punya nggak teman atau kenalan yang hobi marah marah, emosian sering berkata kasar? Ada loh yang bilang kalau orang yang emosian itu pertanda dia sudah atau akan terkena penyakit stroke, ngeri kan yaa.

Tapi bener gak sih sobat RATU kalau orang yang suka emosian itu pertanda akan terkena penyakit stroke, mari kita ulas bersama tim RATU.

Dikutip dari website resmi halodoc stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak mengalami gangguan atau berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).

Baca Juga: Selama Ini Ternyata Salah, Begini Cara Kerokan yang Benar Menurut Ahli Medis

Ada 3 faktor yang dapat meningkatkan resiko seseorang terkena stroke yakni kesehatan, gaya hidup dan hal lainya seperti keturunan dan faktor usia.

Untuk kesehatan sendiri dapat terjadi karena sebelemunya seseorang telah mengidap suatu penyakit diantaranya hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, sleep apnea dan penyakit jantung.

Dari gaya hidup sendiri dapat diakibatkan karena sering merokok, kurang olahraga dan kecanduan NARKOBA serta minuman beralkohol.

Baca Juga: Minum Air Es Dapat Menyebabkan Flu? Nyesel Baru Tahu Faktanya Sekarang

Dijelaskan juga secara singkat dalam kanal youtube milik dr. Tirta “Tirta PengPengPeng” ia menjelaskan bahwa stroke iskemik dan stroke hemoragik itu berbeda “hemoragik itu pembuluh darahnya pecah.

Pembuluh darahnya pecah menutupi sebagian otak sehingga terjadi kelumpuhan, ini harus segera dibawa ke bedah saraf, kalau nggak dalam kondisi bisa yang namanya kematian” ucap dr. Tirta terkait stroke hemoragik.

Sedangkan stroke iskemik “Sementara kalau stroke yang terjadi penyumbatan ya, itu dikarenakan ada trombus di pembuluh darah yang tiba tiba pecah dan trombusnya lepas terus menyumbat pembuluh darah di otak, sehingga dia strokenya perlahan kelihatan, jadi tiba tiba kebas kebas trus ilang semua,” ungkapnya.

Baca Juga: Anhedonia, Penyakit Mental Penyebab Tidak Bersemangat

Nah untuk yang iskemik ini biasanya diakibatkan karena gaya hidup buruk, “kalau yang trombus biasanya dikarenakan proses bertahun tahun, trombus atau sumbatan dalam darah biasanya diakibatkan bad life style.

Contoh kamu hobinya makan karsinogenik, merokok dan terkena polusi batu bara atau terkena polusi asap industry, itu akan membuat pembuluh darahmu menjadi kaku dan muncul benjolan trombus, dan benjola thrombus ini bisa copot ” ucap dr. Tirta.

Ia juga menambahi, “Marah itu meningkatkan detak jantung sama tekanan darah, kalau misal dia orangnya sehat tapi hobi marah marah minimalis stroke ya. Tapi kalau dia gaya hidup buruk dia hobi marah marah tensi naik, trombusnya copot”.

Dari penjelasan diatas ternyata orang yang suka emosian atau marah marah dapat terkena resiko penyakit stroke dalam tanda kutip jika orang tersebut memiliki gaya hidup yang buruk.

Nah dari sini sobat RATU pasti sudah tau dong apakah emosian itu pasti terjangkit stroke atau tidak?

Apapun jawabanya sebenarnya emosian juga tidak baik bagi kesehatan, jadi kurangi emosi yang meluap luap dan jaga pola hidup sehat.

Penulis: Nizarul Fauzi Al Hanafi (MAHASISWA PKM IAIN KEDIRI - KPI)

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#merokok #stroke #narkoba #pembuluh darah #emosian #alkohol #marah