NASIONAL - Banyak orang beranggapan bahwa ketika tubuh mengeluarkan keringat maka lemak yang ada di dalam tubuh juga ikut terbakar.
Saat berolahraga memang bisa membakar lemak, tetapi di saat suhu ruangan yang hangat dan menyebabkan keluarnya keringat, apakah hal tersebut juga membakar lemak meski hanya rebahan?
Pada dasarnya keringat keluar untuk menjaga suhu tubuh tetap normal. Keringat dikeluarkan oleh kelenjar keringat dan melalui pori-pori kulit.
Baca Juga: Nasi Dingin Versus Nasi Panas, Mana yang Lebih Sehat untuk Tubuh?
Biasanya keringat ini akan keluar saat suhu tubuh melebihi suhu normal. Penyebabnya banyak sekali, bisa karena cuaca, suhu ruangan, emosi dan makan pedas.
Keringat juga bisa keluar karena obesitas. Hal tersebut diakibatkan karena orang yang memiliki bobot berlebih maka akan mengeluarkan lebih banyak tenaga sehingga suhu tubuh menjadi naik.
Nah lalu bagaimana dengan lemak yang terbakar?
Lemak dalam tubuh dapat terbakar di saat lemak diubah menjadi sumber tenaga saat melakukan aktivitas fisik seperti olahraga.
Biasanya orang yang lebih banyak aktivitas fisiknya cenderung memiliki lemak tubuh yang sedikit.
Apabila kurang melakukan aktivitas fisik maka lemak yang ada di dalam tubuh tetap menjadi cadangan makanan dan tidak dirubah menjadi sumber energi.
Baca Juga: Mudah Emosi Ciri-ciri Gejala Stroke? Begini Faktanya
Penumpukan lemak dalam tubuh sangat berbahaya karena dapat menimbulkan belajar kesehatan seperti obesitas, stroke dan serangan jantung.
Jadi, keringat yang keluar pertanda lemak juga ikut terbakar itu tidak benar ya guys. Keringat sebagai tanda orang tersebut mengeluarkan cairan untuk menormalkan suhu tubuh, bukan lemak.
Sedangkan lemak terbakar karena dirubah menjadi sumber energi di saat seseorang melakukan aktivitas fisik.
Jika anda ingin lemak tubuh terbakar, anda dapat melakukan aktivitas fisik seperti jalan kaki, berlari, bersepeda, angkat beban dan olahraga lainnya.
Penulis: Muhamad Atok Ulaziz (Mahasiswa PKM IAIN Kediri)
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra