KESEHATAN - Bagi kalian pasti masih asing dengan minuman kalimat minuman berkarbonasi. Minuman berkarbonasi ialah minuman yang tidak memiliki kandungan alkohol tapi mengandung gas karbon dioksida (CO2) dibawah tekanan.
Minuman ini akrab disebut dengan air soda, seperti contoh Coca Cola, Big Cola, Pepsi dan masih banyak lagi merk minuman berkarbonasi di luar sana.
Fakta menarik terkait minuman berkarbonasi ini adalah bahwa minuman ini mengandung sangat tinggi glukosa atau gula daripada makanan atau minuman manis lainya.
Sehingga jika mengkonsumsi minuman berkarbonasi ini secara berlebihan dapat memberikan dampak negatif berupa terjangkit penyakit diabetes, penyakit gula bahkan sampai kanker.
Bagaimana jika sudah ketergantungan dengan minuman berkarbonasi ini, apakah ada cara selain dengan membatasi mengkonsumsi minuman ini?
Tentunya ada, sepertinya hal yang menjadikan konsumenya was was ini didengar oleh pihak minuman berkarbonasi.
Sehingga para produsen minuman berkarbonasi berlomba lomba untuk mengatasi hal ini, lalu terciptalah minuman berkarbonasi rendah gula, sebut saja Coca Cola Zero dan Sprite Zero.
Minuman ini diciptakan guna mengurangi kandungan gula dalam minuman berkarbonasi hingga mendekati 0 persen.
Tak perlu pusing atau bingung, apakah minuman berkarbonasi yang tidak mengandung gula rasanya hambar.
Untuk rasa pada minuman berkarbonasi rendah gula dan yang normal, rasanya tetap sama sama manis.
Kenapa demikian? Jawabanya ada pada kutipan berikut.
“Yang ini (Sprite, Red) mengandung sukrosa dan yang ini mengandung sucralose (Sprite Zero)” dikutip Radar Tulungagung dari akun tiktok @bobbyidaofficial pada Senin(14/10/2024).
Sucralose terbuat dari gula yang diubah sedikit strukturnya sehingga tercipta gula dengan rasa 600kali lebih manis dari gula biasa (sukrosa).
Sehingga dapat disimpulkan minuman berkarbonasi yang menggunakan sucralose lebih sedikit gula dalam kandunganya karena hanya membutuhkan sedikit sekali gula buatan (sucralose) untuk mendapatkan rasa yang sama dengan minuman berkarbonasi yang menggunakan gula biasa dalam takaranya.
Akan tetapi dengan adanya perubahan struktur gula tadi, tubuh kita akan susah untuk memecahkan strukturnya sehingga perolehan energi yang didapat dari sucralose sangat kecil yakni mendekati 0.
Meski demikian, minuman berkarbonasi tidaklah sepenuhnya sehat, jadi upayakan untuk tidak mengkonsumsinya secara sering.
Penulis: NIZARUL FAUZI AL HANAFI (PKM MAHASISWA IAIN KEDIRI-KPI)
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra