Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Waduh, 92 Mahasiswa di Tulungagung Positif HIV/AIDS Selama 2024

Wanda Asmah Khoiriyah • Sabtu, 1 Februari 2025 | 23:27 WIB

Pita solidaritas untuk penderita HIV/AIDS (Freepik)
Pita solidaritas untuk penderita HIV/AIDS (Freepik)

RADAR TULUNGAGUNG - Jumlah orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Tulungagung tak bisa dianggap sebelah mata.

Sebab selama 2024 ada 347 pengidap HIV berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Tulungagung.

Baca Juga: Mengamuk Bawa Sajam, ODGJ Bacok Ibunya di Desa Serut Boyolangu Tulungagung

Sekretaris 1 KPA Tulungagung, Ifada Nur Rohmania menyampaikan, dari ratusan pengidap HIV/AIDS pada 2024, mayoritas berusia produktif. Yakni kalangan 15-24 tahun.

Nah, penyebab penularan paling banyak karena hubungan seksual. “Tercatat 92 mahasiswa yang sudah positif ODHA,” ujarnya.

Baca Juga: Penutupan Pasar Hewan di Tulungagung Diperpanjang hingga 9 Februari, Ini Penyebabnya

Ifada, sapaannya, mengatakan bahwa banyaknya kaum muda termasuk dari kalangan mahasiswa terjangkit HIV lantaran rendahnya pendidikan seksual.

Menurut dia, kini pendidikan seksual perlu dilakukan sedini mungkin. Tak terkecuali kepada anak-anak. Ini agar bisa mencegah penyaluran seksual yang salah.

Baca Juga: 28 Sekdes PNS di Tulungagung Diusulkan Bertahan di Desa, BKPSDM: 9 Orang Lainnya Ditarik ke Pemkab

“Kami sering melakukan sosialisasi mulai dari sekolah dasar di seluruh wilayah Tulungagung, sehingga mereka memiliki pemahaman tentang kesehatan reproduksi,” terangnya.

Wanita ramah itu melanjutkan, merebaknya kasus HIV/AIDS bermuara dari media sosial.

Baca Juga: Wow, Semester I 2024 Dinkesdalduk KB Trenggalek Temukan 34 Kasus HIV/AIDS

Penggunaan media sosial yang intens tidak diimbangi dengan edukasi yang baik.

Dampaknya, para remaja akan menyalurkan kesenangannya dalam media sosial.

“Ketika remaja sudah masuk masa pertumbuhan dan belum diberi edukasi yang baik, mereka mampu menyalurkan hormon yang salah dan berakhir pada HIV/AIDS,” bebernya.

Terkait hal tersebut, KPA Tulungagung akan mengajak dinas pendidikan untuk menjangkau para remaja mengatasi HIV/AIDS.

Perilaku terbuka perlu dilakukan melalui orang tua atau orang yang lebih dewasa.

Dengan demikian, para remaja mampu transparan terkait pemahaman seksualitas. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#odha #hiv #tulungagung #aids #mahasiswa tulungagung #hiv aids #mahasiswa