Saat berbuka puasa, jangan lupa memilih-milih menu buka puasa sehat untuk menjaga kondisi tubuh saat berpuasa. Dengan begitu, Anda dapat menjalani ibadah pada bulan Ramadan ini dengan optimal.
Menu berbuka puasa biasanya didominasi oleh beragam makanan manis. Memang, ada makanan manis yang sehat. Sayangnya, sebagian besar takjil mengandung banyak gula tambahan.
Makanan manis dipilih sebagai menu buka puasa karena bisa mengembalikan energi dengan cepat. Namun, Anda tetap perlu memperhatikan kandungan gizinya.
Beberapa jenis makanan buka puasa tinggi akan gula dan karbohidrat, tapi mengandung sedikit protein, vitamin, atau mineral.
Makanan yang terlalu banyak mengandung gula tidak baik karena meningkatkan risiko sejumlah gangguan kesehatan, seperti kenaikan berat badan berlebih hingga diabetes.
Agar tubuh kembali berenergi dan tetap sehat, berikut beberapa pilihan takjil sehat untuk buka puasa yang bisa Anda coba.
Berikut tujuh menut takjil sehat untuk buka puasa yang baik bagi kesehatan:
- Smoothies buah
Manisnya segelas smoothies bisa menghilangkan dahaga seketika. Takjil sehat untuk buka puasa ini biasanya dibuat dari campuran yoghurt atau susu dengan potongan buah segar.
Bahkan, penggemar smoothies juga kerap bereksperimen dengan menambahkan sayuran. Bila Anda ingin smoothies yang sehat, pilihlah susu atau yoghurt yang rendah lemak dan gula.
Tidak perlu tambahan gula karena buah yang Anda gunakan sudah memiliki rasa manis. Menu buka puasa sehat ini punya keunggulan dibandingkan jus biasa.
- Kolak pisang tanpa santan
Berbuka puasa rasanya tidak lengkap tanpa kolak. Bagi Anda yang tidak suka makanan bersantan atau takut mengonsumsi kolak karena kandungan santannya, jangan cemas.
Anda bisa mengganti santan dengan bahan lain yang lebih menyehatkan. Alih-alih menggunakan santan sebagai bahan kuah kolak, coba gantilah dengan susu.
Pilihlah susu skim yang kandungan lemaknya lebih rendah. Anda juga dapat mengganti gula merah dengan pemanis buatan yang rendah kalori.
- Lumpia buah basah
Menu buka puasa sehat yang satu ini sama seperti lumpia basah pada umumnya, tetapi isi lumpia diganti dengan buah-buahan.
Anda bisa menggunakan hampir semua jenis buah yang Anda sukai, seperti mangga, buah naga, kiwi, nanas, stroberi, dan lain-lain.
Berbeda dengan lumpia yang umumnya digoreng, Anda dapat berkreasi dengan teknik pengolahan makanan berbuka puasa yang sehat ini..
- Puding buah
Puding biasanya lekat dengan rasa yang manis dan kandungan gula yang tinggi. Akan tetapi, Anda pun bisa membuat puding yang menyehatkan dengan bahan utama berupa buah-buahan segar.
Caranya, buatlah puding dari bubuk agar-agar tawar. Setelah matang, siapkan beberapa potong buah-buahan favorit Anda di dalam sebuah wadah.
Tuangkan larutan agar-agar ke atas potongan buah dan diamkan beberapa jam. Makanan berbuka puasa yang sehat yang satu ini biasanya tidak lengkap tanpa saus puding alias vla.
- Es buah
Menu buka puasa sehat yang satu ini hampir tidak pernah absen pada waktu buka puasa. Biasanya, es buah mengandung gula pasir, berbagai jenis sirup, dan krim kental manis. Hal ini membuat kandungan gulanya menjadi sangat tinggi.
Namun, Anda bisa membuat menu buka puasa ini menjadi lebih sehat. Cara mengurangi gula pada menu ini adalah dengan membuat kuah dengan campuran air, perasan lemon, dan madu.
- Salad sayur dan buah
Salad sayur dan buah merupakan salah satu ragam takjil sehat untuk buka puasa yang bisa Anda coba.
Panduan kesehatan Ramadan dari NHS merekomendasikan konsumsi makanan kaya serat, seperti buah dan sayur. Kedua menu ini juga cocok untuk memenuhi kebutuhan serat harian Anda.
Sayur dan buah diproses secara perlahan di dalam lambung dan usus. Hal ini membuat pengosongan perut lebih lama. Jadi, efek kenyang akan berlangsung lebih lama.
Saat mengolah salad sayur dan buah, sebaiknya hindari saus tinggi garam, gula, dan lemak jenuh, seperti krim kental manis, mayonaise, dan saus keju.
- Sup
Sama seperti salad sayur, sup memberikan asupan serat yang direkomendasikan sebagai menu buka puasa yang sehat. Sup mengandung berbagai macam jenis sayur-sayuran yang bisa memperkaya zat gizi.
Kuahnya pun membantu mengembalikan kadar air yang hilang selama berpuasa. Agar menjadi makanan berbuka puasa yang sehat, pastikan Anda tidak menambahkan garam berlebih.
Selain itu, sebaiknya kurangi asupan garam saat berpuasa. Pasalnya, tubuh tidak mendapat asupan air sejak subuh hingga petang.
Konsumsi makanan tinggi garam justru membuat tubuh rentan kekurangan air atau dehidrasi. Kondisi dehidrasi menyebabkan kadar natrium dalam tubuh meningkat.
Itulah beragam pilihan menu takjil sehat yang bisa Anda konsumsi saat buka puasa. Jika zat gizi harian tetap terpenuhi dan seimbang, kondisi tubuh Anda tetap terjaga sehingga dapat menjalani ibadah dengan maksimal.
Editor : Aditya Yuda Setya Putra