Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Cegah Bau Mulut saat Puasa, Sikat Gigi Rutin setelah Sahur

Wanda Asmah Khoiriyah • Sabtu, 22 Maret 2025 | 21:28 WIB
Ilustrasi menyikat gigi. (freepik.com/benzoix)
Ilustrasi menyikat gigi. (freepik.com/benzoix)

RADAR TULUNGAGUNG - Saat menjalankan ibadah puasa, banyak orang mengalami masalah bau mulut.

Kondisi ini membuat seseorang menjadi tidak percaya diri atau bahkan tidak berbicara dengan orang lain sebab bau mulut.

Kepala dinas kesehatan, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana (dinkesdalduk KB), Sunarto mengatakan, kondisi bau mulut terjadi karena selama puasa tidak ada makanan atau minuman yang masuk sehingga produksi air liur berkurang.

Akibatnya, mulut menjadi kering dan memicu pertumbuhan koloni kuman yang kemudian menyebabkan bau tidak sedap.

"Air liur sebenarnya sebagai pembersih. Banyak protein yang berfungsi menjaga keseimbangan keasaman dalam mulut," ujarnya.

Untuk itu, Sunarto mengusulkan ada beberapa cara yang bisa diperhatikan untuk mencegah bau mulut yang tidak sedap saat berpuasa.

Seperti, mengonsumsi air yang cukup saat sahur dan berbuka untuk menjaga kelembapan mulut, serta menyikat gigi secara rutin setelah sahur dan sebelum tidur.

Penggunaan obat kumur juga dianjurkan agar dapat menjangkau sela-sela mulut dengan lebih efektif.

Kemudian, membersihkan lidah secara teratur karena sisa makanan dan bakteri dapat menumpuk di permukaannya.

"Dengan menjaga kebersihan mulut, bau mulut bisa dikurangi secara signifikan," terangnya.

Selain itu, beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari karena dapat memperparah bau mulut antara lain makanan dengan aroma tajam, seperti bawang dan petai.

Kemudian, makanan manis berlebihan yang dapat memicu pertumbuhan bakteri di mulut.

Makanan cepat saji yang sulit dicerna juga bisa menyebabkan bau napas tidak sedap.

Kopi dan minuman berkafein yang dapat menyebabkan mulut kering, serta daging merah yang dapat menimbulkan gas berlebih dalam tubuh.

"Makanan yang perlu dihindari adalah jenis yang dapat mengganggu microbiome dan sistem metabolisme saat berpuasa," paparnya.

Apabila bau mulut masih terjadi, maka perlu melakukan pemeriksaan ke dokter gigi.

Pasalnya, bau mulut bisa muncul akibat masalah pada gigi dan mulut, seperti gigi berlubang.

"Dengan menjaga kebersihan mulut dan memperhatikan pola makan, bau mulut saat berpuasa dapat diminimalkan," tandasnya. (mg1/c1/jaz)

 

 

 

 

 

 

Editor : Vidya Sajar Fitri
#metabolisme #sikat gigi #puasa #bakteri #Bau mulut