Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Nasi Panas vs Nasi Dingin Mana yang Lebih Baik untuk Tubuhmu?

Yoga Dany Damara • Kamis, 15 Mei 2025 | 14:22 WIB
perbedaan nasi panas dan nasi dingin (freepik.com)
perbedaan nasi panas dan nasi dingin (freepik.com)

Radar Tulungagung - Nasi adalah makanan pokok jutaan orang di seluruh dunia, terutama? di Asia. Tapi tahukah kamu, cara kamu menyajikan nasi panas atau dingin  bisa memengaruhi bagaimana tubuhmu mencernanya? Yuk, kita bahas perbedaan antara nasi panas dan nasi dingin, dari segi rasa, kesehatan, hingga dampaknya terhadap kadar gula darah!

 

 

1. Suhu dan Rasa Sensasi yang Berbeda

Nasi Panas: Baru saja matang, nasi panas punya tekstur lembut, pulen, dan aroma harum yang menggoda. Biasanya lebih cocok disantap dengan lauk berkuah seperti rendang, gulai, atau soto.

Nasi Dingin: Setelah didinginkan, teksturnya berubah jadi lebih padat dan sedikit keras. Meskipun rasanya tetap enak, nasi dingin sering dipakai untuk membuat nasi goreng, onigiri, atau sushi karena lebih mudah dibentuk dan tidak lengket.

 

 

2. Perubahan Pati Rahasia Kecil dalam Nasi

Nasi mengandung pati (karbohidrat kompleks). Saat dimasak dan didinginkan, sebagian pati ini berubah menjadi resistant starch (pati resisten) jenis pati yang tidak mudah dicerna oleh tubuh.

Nasi Panas: Mengandung lebih banyak pati biasa yang cepat dicerna tubuh, sehingga cepat menaikkan kadar gula darah.

Nasi Dingin: Setelah disimpan di kulkas selama beberapa jam, sebagian patinya berubah menjadi pati resisten. Ini lebih lama dicerna, memberi efek kenyang lebih lama, dan tidak langsung menaikkan gula darah.

 

 

3. Manfaat Kesehatan Jangan Remehkan Nasi Dingin

Beberapa studi menunjukkan bahwa nasi dingin (atau nasi yang telah dipanaskan ulang setelah didinginkan) punya manfaat tambahan:

Indeks Glikemik Lebih Rendah Artinya, nasi dingin bisa lebih baik untuk penderita diabetes atau yang ingin mengontrol gula darah.

Baik untuk Pencernaan Pati resisten bertindak sebagai prebiotik, makanan bagi bakteri baik di usus.

Mendukung Diet  Karena memberi rasa kenyang lebih lama, nasi dingin bisa membantu mengurangi asupan kalori berlebih.

 

 

4. Tapi, Hati-hati Saat Memanaskan Ulang!

Jangan asal memanaskan nasi dingin. Jika tidak disimpan dengan baik, nasi bisa jadi tempat berkembangnya bakteri Bacillus cereus, yang tahan panas dan bisa menyebabkan keracunan makanan. Pastikan:

Dinginkan nasi dalam waktu 1 jam setelah matang.

Simpan dalam wadah kedap di lemari es.

Panaskan ulang hingga benar-benar panas sebelum disantap.

 

 

 

Editor : Yoga Dany Damara
#nasi #dingin #panas