Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mengatasi Asam Lambung Apa yang Sebaiknya Dimakan dan Dihindari?

Yoga Dany Damara • Rabu, 21 Mei 2025 | 19:28 WIB

ilustrasi terkena asam lambung (freepik.com)
ilustrasi terkena asam lambung (freepik.com)
 

Tulungagung - Asam lambung sering kali menjadi masalah yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Rasa perih di ulu hati, mual, hingga sensasi terbakar di dada adalah beberapa gejala umum yang dialami penderita. Namun, tahukah kamu bahwa apa yang kamu makan berperan besar dalam mengendalikan atau justru memperparah kondisi ini?

Asam lambung (GERD atau refluks asam) terjadi ketika cairan asam dari lambung naik ke kerongkongan. Ini bisa disebabkan oleh gaya hidup, stres, dan tentu saja, pola makan yang kurang tepat.

Jika kamu sering mengalami keluhan asam lambung, berikut adalah beberapa makanan yang justru bisa membantu meredakannya:

 

Pisang dan Apel: Buah rendah asam yang membantu menetralkan kadar asam di lambung.

Oatmeal: Sumber serat yang baik dan aman dikonsumsi saat sarapan.

Sayuran hijau: Seperti bayam, brokoli, dan mentimun yang kaya serat dan rendah lemak.

Jahe: Memiliki sifat anti-inflamasi dan bisa membantu menenangkan perut.

 

Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dihindari Sebaliknya, ada pula makanan yang justru bisa memperparah gejala asam lambung:

 

Makanan pedas: Cabai, lada, dan bumbu tajam lainnya bisa mengiritasi lambung.

Makanan berlemak: Gorengan, daging berlemak, dan makanan cepat saji memperlambat pencernaan.

Kopi dan minuman berkafein: Memicu produksi asam berlebih.

Minuman bersoda dan beralkohol: Dapat melemahkan otot kerongkongan bawah,

memperparah refluks.

Tips Gaya Hidup untuk Mengurangi Asam Lambung :

Makan dalam porsi kecil, tapi sering.

Hindari makan menjelang tidur (beri jeda minimal 2–3 jam).

Tinggikan posisi kepala saat tidur.

Kurangi stres melalui relaksasi atau olahraga ringan.

Dengan memperhatikan apa yang kamu konsumsi dan mengubah gaya hidup, kamu bisa mengurangi frekuensi kambuhnya asam lambung secara signifikan. Ingat, langkah kecil seperti memilih makanan yang tepat bisa membawa perubahan besar bagi kesehatanmu.

 

Editor : Yoga Dany Damara
#lambung #tulungagung #asam lambung