TULUNGAGUNG - Penggunaan headset atau earphone telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari termasuk warga Tulungagung, baik untuk mendengarkan musik, menonton video, hingga mengikuti meeting online.
Namun, tahukah warga Tulungagung bahwa mendengarkan suara dengan volume yang terlalu tinggi bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan telinga?
Simak ulasan lengkap tentang bahaya menggunakan headset dengan volume tinggi, serta tips aman menggunakannya bisa jadi referensi warga Tulungagung !
1. Kerusakan Pendengaran Permanen (Hearing Loss)
Volume suara yang melebihi 85 desibel (dB), terutama jika didengarkan dalam waktu lama, bisa menyebabkan kerusakan permanen pada sel-sel rambut halus di dalam koklea (bagian dalam telinga).
Kerusakan ini tidak bisa diperbaiki secara alami, dan dalam banyak kasus berujung pada gangguan pendengaran permanen.
2. Tinnitus (Telinga Berdenging)
Salah satu gejala awal kerusakan telinga akibat suara keras adalah tinnitus, yaitu sensasi telinga berdenging terus-menerus meskipun tidak ada suara dari luar.
Tinnitus bisa berlangsung sementara, tetapi jika dibiarkan, bisa menjadi kondisi kronis yang mengganggu aktivitas harian.
3. Gangguan Keseimbangan dan Konsentrasi
Telinga tidak hanya berfungsi untuk mendengar, tetapi juga untuk menjaga keseimbangan tubuh.
Paparan suara keras dalam durasi panjang dapat mengganggu fungsi ini, sehingga pengguna headset bisa mengalami pusing, mual, hingga gangguan konsentrasi.
4. Risiko Terhadap Kesehatan Mental
Penelitian menunjukkan bahwa paparan suara bising secara terus-menerus dapat memicu stres, gangguan tidur, bahkan kecemasan.
Otak akan terus terstimulasi oleh suara keras, yang bisa menyebabkan kelelahan mental secara perlahan.
5. Infeksi Telinga
Jika kamu menggunakan in-ear headset (yang masuk langsung ke dalam lubang telinga), kamu juga berisiko mengalami infeksi telinga, terutama jika tidak dibersihkan secara rutin.
Headset kotor menjadi sarang bakteri yang bisa masuk ke telinga dan menyebabkan peradangan.
Tips Aman Menggunakan Headset:
Gunakan volume maksimal 60% dari total volume perangkat.
Batasi waktu pemakaian headset, maksimal 60 menit sekali dengan jeda.
Gunakan headset berkualitas dan bersertifikat.
Rutin bersihkan headset dan telinga.
Gunakan fitur noise-cancelling agar tidak perlu menaikkan volume.
Menggunakan headset memang praktis dan menyenangkan, tapi mengabaikan volumenya bisa berbahaya bagi kesehatan telinga dan mentalmu.
Lindungi pendengaran sejak sekarang dengan cara menggunakan headset secara bijak dan aman.
Jangan tunggu sampai telinga kamu rusak! Lebih baik mencegah daripada mengobati.
Bagikan artikel ini kepada teman-temanmu agar makin banyak yang sadar akan bahaya penggunaan headset dengan volume tinggi. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah